Thursday, May 4, 2017

Timses Kecewa dengan Bupati



MARTAPURA - Tokoh utama tim sukses Khalil-Saidi, H Mansyur secara resmi kepada pers mengatakan kekecewaannya dengan Bupati Banjar H Khalilurrahman berkait kinerjanya dalam pemerintahan dan pembangunan Kabupaten Banjar.

"Sudah lebih setahun tampaknya pembangunan di Kabupaten Banjar sepertinya lamban. Sudah banyak keluhan perwakilan warga dari berbagai pelosok yang saya dengar langsung," ujar Mansyur, Rabu (3/5)."Saya selaku tokoh masyarakat dan timses Khalil-Saidi merasa kecewa dengan kinerja Bupati yang menurut saya sangat lamban. Tak banyak pembangunan sebagaimana harapan banyak warga," cetus pengusaha batubara ini.

Mansyur yang juga dekat dengan Guru Sekumpul ini mencontohkan dengan kondisi jalan kabupaten yang menghubungkan tiga kecamatan, yakni Sungai Pinang, Sambung Makmur dan Pengaron yang sebagian sudah rusak namun belum ada perbaikan.

Menurutnya, jalan sepanjang 7 km lebih itu sepuluh tahun lalu dibangun pada era Bupati Khairul Saleh dan beberapa tahun terakhir sudah rusak, termasuk ada dua jembatan yang rusak.

"Jalan itu sangat vital bagi warga untuk perekonomian, namun sudah lebih setahun sepertinya tidak ada upaya pemerintahan yang baru memperbaikinya. Sehingga saya berinisiatif menambal sendiri lubang-lubang pada jalan itu," ucapnya.

Mansyur tidak tega kalau banyak warga terpaksa memanfaatkan jalan tambang karena itu sangat berbahaya.
Ia mengaku mendengar kalau ada selentingan kabar kalau ada pahlawan kesiangan yang justru lebih banyak dipakai nasihatnya oleh Bupati. "Kami dari timses yang sudah berusaha keras mengantarkan hingga beliau sukses justru tak pernah dilibatkan memberi pandangan," akunya.

Hingga Mansyur menganggap kalau lebih setahun ini pemerintahan lebih banyak berkutat pada pembagian kue kekuasaan. "Dalam penentuan posisi pejabat di pemerintahan, Saidi tidak dilibatkan. Bahkan dalam pengumpulan pejabat di sebuah hotel, Sekda juga tidak ada," paparnya. Padahal sekda sebagai ketua Baperjakat sesuai peraturan harus terlibat dalam penyeleksian pejabat.

Mansyur sekaligus membantah isu ada orang-orangnya yang bermain proyek. "Sejak dulu saya tak punya keinginan main proyek, karena saya sudah merasa cukup. Apa yang saya lakukan selama ini demi kemajuan masyarakat. Entah lah kalau pahlawan kesiangan yang memanfaatkan proyek-proyek di pemda," bebernya. adi

No comments: