Sunday, March 1, 2015

NKRI Harga Mati?

NKRI Harga mati? Dan NU ikutan latah? Wah itu namanya menutup takdir Allah. Tak selamanya kesatuan lebih bagus dari federal. Dan tak selamanya republik indah dari kerajaan. Di masa konstituante di mana NU sbg parpol, bersama Masyumi ianya paling depan mengupayakan negara yg berhukum Islam... NU sekarang hampir jadi cap stempel penguasa zalim? Mengapa? Riba di perbankan merajalela NU kemana? Pajak tinggi memeras pengusaha NU di mana? para buruh diperas keringatnya NU berada di mana? Dan byk lagi ironi yg perlu diluruskan dan NU cuma bisa berkata cinta Indonesia? Kalau cinta, cegah itu kezaliman ...Islam itu banyak jayanya ketika bentuk pemerintahanya kerajaan...jadi, republik tak selamanya indah

No comments: