Sunday, November 2, 2014

Tak Sekadar Di Balik Layar


BIASANYA di balik pria sukses ada istri yang hebat. Ungkapan itu memang benar. Namun Hj Raudatul Jannah, istri Bupati Banjar Sultan H Khairul Saleh tak hanya sekadar sukses di balik layar, tetapi benar-benar berperan secara terbuka dalam pembangunan di Kabupaten Banjar. "Jujur, awal mula terjun ke dunia politik, saya tak terlalu mengerti ilmu politik. Namun, istri saya memberikan keyakinan dan siap selalu menjadi teman diskusi maupun memberi masukan yang berarti baik dalam pemerintahan dan politik," aku Sultan.

Ya, wanita cantik ini memang berlatarbelakang dosen di FISIP Unlam Banjarmasin, sehingga sangat paham terkait politik dan pemerintahan. Semenjak mendampingi sebagai firts lady Kabupaten Banjar, otomatis menjabat Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Banjar, sederet prestasi berlabel nasional sudah diraihnya.Bahkan untuk tahun ini saja sudah tiga prestasi bergengsi ibu dua anak ini persembahkan untuk Bumi Serambi Mekkah. Pada 28 Agustus 2014 lalu, Tim PKK Kabupaten Banjar kembali mengukir prestasi membanggakan di tingkat nasional. Melalui Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Nasional ke-12, di Jakarta Convention Centre, diselenggarakan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK Pusat, mewakili Provinsi Kalsel,  PKK Banjar dinobatkan sebagai juara favorit dan juara  II nasional katagori kudapan ikan.

Dalam kejuaraan ajang menu dan kaya gizi ini, dewan juri pusat juga menganugerahkan Tim PKK Kabupaten Banjar menyisihkan 33 daerah provinsi lainnya dan berhak meraih juara favorit tingkat nasional untuk kategori kudapan yang sehat bernilai kandungan gizi tinggi. Ketua TP PKK Banjar Dra Hj Raudatul Jannah MSi didampingi Ketua Dharma Wanita Hj Budiarti Nasrun Syah serta pengurus PKK lainnya mengungkapkan rasa syukur atas prestasi nasional ini.
      
Menurut Hj Raudatul Jannah ini, penghargaan nasional dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI merupakan penghargaan bagi masyarakat Kalimantan Selatan dan Kabupaten Banjar khususnya. Kerja keras, dedikasi tulus para kader, pengurus dan seluruh mitra kerja PKK merupakan faktor kunci dari keberhasilan meraih juara favorit.
    
Faktor lain, kebersihan, nilai kandungan gizi serta aman dari zat-zat yang bisa berdampak bagi kesehatan menjadi nilai lebih dari penilaian pusat. Menu makanan sehat kaya gizi terus disosialisasikan kemasyarakat.
     
Dra Hj Raudatul Jannah MSi kembali dinobatkan sebagai Bunda PAUD Berprestasi Tingkat Kalsel 2014. Menurut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalsel, Dr H Ngadimun,  pada acara acara Gebyar PAUD Berprestasi Tingkat Provinsi Kalsel 2014, di Gedung Sultan Suriansyah, Kamis 11 September 2014,  setelah melakukan penilaian objektif terkait perkembangan kemajuan pendidikan PAUD di seluruh kabupaten/kota se-Kalsel,  panitia terdiri dari tim terkait menetapkan Hj Raudatul Jannah MSi sebagai   Bunda PAUD Berprestasi Kalsel Kategori Kemitraan  Apresiasi 2014.
              
"Predikat juara pertama Bunda PAUD Berprestasi Kalsel layak diberikan kepada Ketua Tim Penggerak Kabupaten Banjar mengingat kiprah dan kerja kerasnya dalam memajukan lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD) di daerah. Paling menonjol lagi adalahnya perannya dalam membangun komunikasi kemitraan dengan berbagai stake holder terkait dan swasta,” puji Ngadimun.
              
Dikatakan Ngadimun sebagai apresiasi pemerintah provinsi atas keberhasilan dan kerja keras Bunda PAUD Kabupaten Banjar dalam memajukan lembaga PAUD,  Ketua TP PKK Banjar  (Hj Raudatul Jannah MSi)  menjadi Duta Bunda PAUD Kalsel Berprestasi pada kejuaraan tingkat nasional.
              
Sementara itu Bunda PAUD Berprestasi Kalsel 2014, Hj Raudhatul Jannah mengatakan bahwa penghargaan ini didapat atas kerjasama dari seluruh tim PAUD Kabupaten Banjar. Menurutnya dengan penghargaan ini semoga dapat memberi semangat kepada seluruh tim PAUD Kabupaten Banjar untuk terus memajukan kinerja pendidikan untuk anak usia dini.
              
“Saya berharap semoga PAUD Kabupaten Banjar saat mewakili Kalimatan Selatan di Tingkat Nasional nantinya  dapat memberikan yang terbaik untuk menambah kebanggaan dan bisa mengharumkan nama Kalimantan Selatan,” ungkap Raudatul Jannah.


Tak cukup itu, berkat kerja sama antara kepala daerah dengan kelompok usaha kecil menengah didukung program kerja nyata menyentuh langsung kepentingan masyarakat dari organisasi PKK,  menjadi kata kunci keberhasilan Kabupaten Banjarmeraih Anugerah Upakarti Katagori Pengabdian 2014 dari Menteri Perindustrian Mohamad S Hidayat.
         
Berdasarkan penelusuran harian ini, keberhasilan Ketua TP PKK Banjar meraih prestasi nasional  karena dinilai mampu
mengembangkan usaha kecil dan menengah melalui pola pembinaan yang konsisten dan  ramah lingkungan. Di antara kegiatan pengabdian PKK Banjar di bawah kepemimpinan Hj Raudhatul Jannah adalah program Kampung Sasirangan.

Melalui sentra pembuatan kain sasirangan,  produk kain khas masyarakat Banjar ini berkembang pesat bahkan tidak hanya
dipakai oleh masyarakat lokal tapi banyak dipakai pula oleh warga dari luar daerah. Kabupaten Banjar merupakan salah satu daerah yang banyak memproduksi kain sasirangan melalui industri rumah tangga. Selain di Desa Pekauman, industri sasirangan juga dapat ditemui di berbagai daerah lain seperti di daerah Manarap Kecamatan Kertak Hanyar.
         
PKK Banjar juga melakukan program perlindungan sasirangan sebagai warisan budaya Banjar secara turun temurun. Bentuk perlindungan yang dimaksud adalah dengan menerapkan aturan pemakaian baju sasirangan setiap minggu sekali di lingkungan PNS Kabupaten Banjar.

Selain itu Raudhatul Jannah melakukan promosi gencar tentang kain sasirangan sebagai kain khas dari Kalimantan Selatan yang banyak di produksi di daerah Kabupaten Banjar. Kabupaten Banjar juga pernah tercatat dalam rekor Muri (Museum Rekor Indonesia) sebagai pemilik rekor kain sasirangan terpanjang di Indonesia.

Penghargaan upakarti dilaksanakan setiap tahun oleh Kementerian Perindustrian RI. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah kepada orang yang dinilai memiliki andil dalam memajukan industri di daerah-daerah seluruh Indonesia. Tiga katagori upakarti yang diserahkan oleh Menteri Perindustrian yaitu upakarti bidang kepeloporan, upakarti bidang kepedulian dan yang ketiga adalah upakarti bidang pengabdian. adi

No comments: