Thursday, November 6, 2014

Sultan Khairul Siap Bina Tagana


MARTAPURA - Bupati Banjar Sultan H Khairul Saleh menyatakan siap membina Tagana Kabupaten Banjar agar lebih optimal dalam menangani dan mengantisipasi bencana di daerah ini. Hal itu terungkap usai pengukuhan oleh Mensos Khofifah Indar Parawansa pada acara Apel Siaga Bencana Nasional di Alun Alun Ratu Zalecha, Martapura, Rabu (5/11) malam.Turut dikukuhkan membawahi Tagana di daerah masing-masing ialah Wagub Rudy Resnawan dan bupati/walikota se-Kalsel. Mensos di hadapan 1.000-an anggota Tagana se-Indonesia dan undangan di antaranya Wakapolda, Kombes Sukirman, pejabat eselon 1 dan 2 Kemensos mengatakan, jumlah Tagana yang baru 27.000-an memang belum ideal. "Untuk itu saya mengimbau agar pembina Tagana daerah untuk terus mengoptimalkan Tagana di daerahnya masing-masing," paparnya.

Mensos yang pada kesempatan itu menyerahkan bantuan sosial di Kalsel senilai Rp2,3 miliar mencetuskan akan menyampaikan ke Menteri Pertahanan, agar anggota Tagana bisa pula dijadikan tenaga cadangan tentara Indonesia. Wacana itu serentak disambut aplaus ribuan anggota Tagana dan ribuan warga yang ikut menyaksikan acara tersebut.

Pada acara tersebut Mensos dan hadirin disuguhkan atraksi Tagana dalam menangani bencana banjir. Penonton juga dihibur tarian kreasi yang dibawakan perwakilan tiap provinsi plus perwakilan Tagana Jepang. Uniknya, perwakilan muda-mudi itu memakai pakaian adat daerahnya masing-masing.

Sebelumnya, Bupati Banjar Sultan H Khairul Saleh melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar Ir H Nasrunsyah,MP mengungkapkan rasa syukur dan gembira bisa bersilaturrahmi dengan Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam,  Dirjen PSKBA Margo Wiyono, Direktur UCP Roda untuk Kemanusiaan  Heny Praba Ningrum dari UCP,  Roda Untuk Kemanusiaan dan relawan Tagana Nasional,   di Mahligai Sultan Adam, Martapura,  Selasa (4/11) malam.

“Ulun sangat bersyukur dan gembira atas kedatangan rombongan dari UCP Roda Untuk Kemanusiaan beserta Bapak Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam serta anggota Tagana se Indonesia , semoga pertemuan  pada malam mendatangkan  berkah  untuk kita,”  ucap Sekda Banjar Nasrun Syah membacakan sambutan Bupati H Khairul Saleh .

Dalam rangka merayakan hari jadi ke-10 Tagana. Tahun ini, Ditjen. PSKBA menetapkan Martapura Kalimantan Selatan, sebagai  tuan rumah silaturhami  seribu anggota Tagana utusan dari berbagai daerah di seluruh Indonesia serta beberapa  tamu undangan dari luar negeri, salah satunya dari Negara  Jepang.

Kegiatan yang di gadang-gadang menjadi kegiatan untuk menjalin networking penanggulangan bencana antara Tagana, potensi dan sumber kesejahteraan sosial yang ada serta dunia usaha ini sekaligus sebagai ajang mengenalkan Menteri Sosial yang baru,  Khofifah Indar Parawansa.

Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam, Margo Utomo  mengharapkan, partisipasi dan peran masyarakat dan dunia usaha dalam penanggulangan bencana serta adanya kontribusi secara nyata dalam upaya pengurangan risiko bencana berbasiskan sekolah, dan masyarakat menjadi sasaran dari kegiatan ini.

Tagana pada hakekatnya adalah wadah berhimpun seluruh kekuatan komponen penanggulangan bencana berbasis masyarakat khususnya dari unsur generasi muda. Kata-kata Taruna memiliki arti generasi muda, dan Kata Siaga memiliki arti segala upaya kesiapsiagaan dalam kondisi apa pun dan kata Bencana adalah tantangan dan masalah yang harus diselesaikan.

Pada kesempatan tersebut Heny Praba Ningrum dari UCP Roda Untuk Kemanusiaan sangat senang atas respon Pemerintah Kabupaten Banjar karena betul-betul memberikan kesempatan kepada disabled untuk mendapatkan akses terhadap mobilitas. "Kalau seseorang mendapatkan alat bantu mobilitas anak-anak bisa pergi kesekolah yang produktif bisa bekerja ini akan meringankan pemerintah dikemudian hari,” ucapnya. Ningrum mengharapkan pemberian alat bantu mobilitas ini bisa diaplikasikan di seluruh Indonesia. adi



No comments: