Monday, October 20, 2014

Seorang Anggota Dewan dari PKB Meninggal

MARTAPURA - DPC PKB Kabupaten Banjar kehilangan seorang kader terbaiknya di DPRD Banjar. Ya, Ahmad Muhammad (46) atau akrab disapa Ustadz Ahmad menghembuskan nafas terakhirnya setelah sempat dirawat beberapa saat di RS Siaga Banjarmasin, Minggu (19/10) siang sekitar pukul 13.00 Wita. Dari informasi yang disampaikan HG Abdurrahman atau Antung Aman, Ustadz Ahmad pada Sabtu (18/10) malam selepas acara pengajian di kediaman H Mansyur Desa Sambung Makmur mengeluh sakit dada. Khawatir dengan kesehatannya, keluarga kemudian membawa Ustadz Ahmad ke RS Pelita Insani di Sekumpul, Martapura.

Namun, karena alasan penyakit Ustadz Ahmad perlu penanganan lebih bagus, disarankan dirujuk ke RS Siaga Banjarmasin yang memiliki dokter dan perangkat medis lbih lengkap. Namun, beberapa saat dirawat, Ustadz Ahmad harus menyerah dan menghadap Allah SWT. Jenazah almarhum kemudian dibawa pulang ke Desa Sambung Makmur untuk dimakamkan.

Kabar duka ini tentu mengejutkan warga Desa Sambung Makmur atau Dapil 4 Kabupaten Banjar di mana almarhum sebelumnya terpilih dari PKB Banjar menjadi salah satu dari lima jatah kursi PKB di DPRD Banjar. Apalagi Ustad Ahmad dikenal sebagai guru madrasah di desa setempat dan memiliki majlis taklim sehingga keberadaannya memang sudah sangat dikenal oleh warga.

"Terus terang kami juga terkejut karena beliau awalnya sehat-sehat saja selama lebih sebulan bekerja di Komisi IV DPRD Banjar. Bahkan, beliau sempat melakukan kunker ke Bogor bersama kami," tukas Antung Aman, politisi Golkar yang juga Ketua Komisi IV DPRD Banjar, Senin (20/10).

Menurut Antung Aman, almarhum adalah sosok guru yang sangat peduli terhadap soal pendidikan, sehingga memang cocok duduk mewakili PKB di Komisi IV DPRD Banjar yang membidangi pendidikan dan juga kesehatan itu. "Dari obrolan ringan dengan almarhum, almarhum memiliki kepedulian kepada guru-guru swasta yang menurutnya perlu dibantu guna meningkatkan kesejahteraan para guru itu. Beliau hendak memperjuangkan agar ada BOPD lagi yakni bantuan untuk para guru swasta," cetusnya.

Sementara itu, Ketua DPC PKB Banjar, Heru Pribadi menyatakan sangat kehilangan salah satu kader terbaik partainya. Ustadz Ahmad Muhammad diharapkan dapat membantu dunia pendidikan di Kabupaten Banjar agar lebih maju lagi dan meningkatkan kesejahteraan para guru swasta. Ia berharap agar keluarga yang ditinggalkan almarhum dapat tabah dan diberikan kekuatan oleh Allah SWT dan semoga almarhum mendapatkan ampunan dan rahmat Allah SWT.

Menurutnya, dalam waktu dekat pihaknya akan berkoordinasi dengan Setwan DPRD Banjar dan KPUD Banjar untuk mengetahui bagaimana prosedur penggantian antar waktu (PAW) bagi kader PKB, mengingat kosongnya kursi di DPRD Banjar sepeninggal almarhum harus diisi kembali. adi

No comments: