Sunday, October 19, 2014

Martapura FC Sukses Balas Pusamania


MARTAPURA - Laskar Sultan Adam dengan dukungan penuh 3.000-an supporternya berhasil membalas kekalahan atas tamunya sesama tim Kalimantan, Pusamania Borneo FC 3-2 (2-0) dalam putaran kedua babak delapan besar Grup P Divisi Utama di Stadion Demang Lehman, Sabtu (18/10) sore.Sebelumnya, pada pertemuan di Samarinda, Martapura FC dipaksa pulang dengan tangan hampa setelah takluk 0-2. Kemenangan tersebut tetap tak mempengaruhi posisi kedua tim di klasemen sementara. Sesama tim Kalimantan ini mengoleksi poin 7. Hanya saja head to head, Puamania lebih unggul. Martapura FC beruntung sebab pesaingnya, Persis Solo menuai kekalahan 2-3 atas tuan rumah PSCS Cilacap di waktu yang bersamaan di Cilacap.

Baru empat menit setelah kick off, Brima Pepito menggoyang stadion terbaik di Kalsel itu berkat bola sundulannya menerobos gawang Bayu Cahyo meski Brima diapit dua pemain bertahan lawan. Gol bermula dari akselerasi Ismail Marzuki yang menerobos rusuk kiri Pusamania sebelum melepaskan crossing indah terarah ke Brima.

Isnan Ali dkk terus menekan Danil Fernando dkk, hingga pada menit ke-15, Adam Alis berhasil melepaskan tendangan placing yang tak terjangkau Bayu. Adam mulanya mendapat bola sodoran M Slamat dari sudut kanan pertahanan Pusamania. Skor 2-0 untuk keunggulan anak asuh Frans Sinatra Huwae bertahan sampai turun minum.

Memasuki babak kedua Pusamania berupaya mengejar ketertinggalan, namun permainan apik yang dikoordinir Rusdi Malawat membuat anak asuh Iwan Setiawan agak frustrasi. Puncaknya di menit ke-67 terjadi insiden bermula permainan kasar M Nizar yang menekel bek lincah Fahreza Agamal. Hampir semua pemain terlibat adu mulut. Joko Prayitno terlihat kesal sampai mengeluarkan tendangan kung fu. Melihat itu, Arie Supriatna menangkap leher Joko. Kejadian cukup memalukan tersebut sayangnya tidak ditegasi wasit Hulman S asal Jakarta. Tak ada satu kartu pun keluar.

Selepas provokasi itu, anak-anak Martapura FC seperti menurun permainannya. Hingga pada menit ke-77, sebuah akselerasi Danilo Fernando mengecoh tiga pemain bertahan. Sodoran menyilang di depan gawang Ali Budi diselesaikan dengan sekali sontek Febri Setiadi Hamzah. Skor berubah menjadi 2-1 masih keunggulan Martapura FC. Namun, tak lama di menit ke-79, tendangan keras Brima Pepito memperlebar keunggulan timnya setelah memanfaatkan umpan Rusdi Malawat.

Pusamani yang tertinggal 1-3 semakin meningkatkan tekanan ke jantung pertahanan yang dikawal Elad Njobi dkk. Pergerakan berbahaya Febri di kotak penelti secara ceroboh diganjal Fahreza Agamal sehingga wasit memutuskan tendangan penalti. Kesempatan ini tak disia-siakan Fernando Soler. Beruntung gol penalti ini sudah memasuki masa injury time, sehingga kemenangan Martapura FC diselematkan peluit akhir pertandingan.

Iwan Setiawan kepada wartawan mengatakan, anak asuhnya memang berusaha tampil bertahan mengingat tuan rumah bermain bagus. "Saya sebenarnya berharap anak-anak bisa menahan imbang tuan rumah, namun itulah sudah hasil maksimal. Yang jelas kami masih unggul di klasemen berkat selisih gol lebih baik," katanya masih dengan kepala tegak.

Sementara Frans mengatakan, anak asuhnya sebenarnya bisa lebih banyak mencetak gol, namun sayangnya sodoran bola ke pemain depan masih kurang karena pemain tengah masih suka tiki taka di daerah tengah. "Ketika pemain belakang tinggal dua orang, sebenarnya bisa terus ditekan. Namun bola malah kerap dipermainkan lagi ke arah belakang. Semestinya kita bisa menambah gol lebih banyak," kata Frans. adi

► Hasil

FT Martapura FC 3-2 Pusamania Borneo

FT PSS Sleman 3-0 Persiwa Wamena (W.O)

FT PSIS Semarang 2-0 PSGC Ciamis

FT PSCS Cilacap 3-2 Persis Solo

► Klasemen Sementara

GRUP N:
1. PSS Sleman 4-3-1-0 (8-2) 10
2. PSIS Semarang 4-2-2-0 (9-5) 8
3. PSGC Ciamis 4-1-0-3 (4-8) 3
4. Persiwa Wamena 4-0-1-3 (1-7) 1

GRUP P:
1. Pusamania Borneo 4-2-1-1 (7-4) 7
2. Martapura FC 4-2-1-1 (6-6) 7
3. Persis Solo 4-1-1-2 (4-5) 4
4. PSCS Cilacap 4-1-1-2 (5-7) 4

No comments: