Monday, September 22, 2014

Pangeran Abidinsyah Siap Cabup


MARTAPURA - Birokrat populer Kabupaten Banjar, H Pangeran Abidinsyah menyatakan siap menjadi bakal calon bupati (balonbup) dari PPP pada pertarungan pilkada 2015 mendatang. Pernyataan ini beberapa saat disampaikan ke wartawan usai menyerahkan berkas lamaran ke DPC PPP Kabupaten Banjar, Senin (22/9).

Kepala BKD Kabupaten Banjar ini bahkan siap mengundurkan diri alias pensiun dini dari pekerjaannya sebagai PNS jika dipercaya oleh PPP menjadi cabup Banjar. "Saya sudah siap maju sebagai cabup dari PPP, dan siap mengundurkan diri dari PNS," ujar Pangeran Abidinsyah. Menurutnya, majunya dirinya itu ke pertarungan pilkada semata-mata melaksanakan amanat dari para ulama, tokoh masyarakat dan sebagian masyarakat.

"Para ulama, tokoh masyarakat dari berbagai kecamatan mengamanahkan kepada saya agar ikut dalam pilkada Kabupaten Banjar," katanya yang datang ke DPC PPP Banjar didampingi para ulama diantaranya KH Muhammad Thahir asal Gambut.

Ditambahkan, selain PPP, pihaknya sudah juga mengadakan lobi politik ke PKPI, Hanura, PAN bahkan PDIP serta Gerindra. Meski kursi PPP mencapai tujuh alias 15 persen di DPRD Banjar sehingga mampu mengusung sendiri calonnya, namun tak menutup kemungkinan PPP berkoalisi dengan parpol lain.

"Kita memang bisa memajukan calon sendiri karena syarat minimal tujuh kursi atau 15 persen sudah terpenuhi. Namun, kita membuka peluang adanya koalisi dengan parpol lain untuk mengusung calon," timpal Waket DPC PPP Banjar, Buaihi Ahyat.

Dijelaskan, dari formulir yang sudah dikembalikan ada belasan bakal calon bupati, diantaranya, Said Abdullah Alkaff (birokrat), HP Chairiansjah (pengusaha), Gt Sulaiman Razak (birokrat), H Mawardi Abbas (mantan wabup Banjar), Sofwat Hadi (anggota DPD), AH Fahri (Camat Martapura), KH Khalilurrahman (ulama), Habib Abdullah Alkadiri dan lain-lain.

Nama-nama yang masuk melamar tersebut, lanjutnya, akan diverifikasi dalam rapat pimpinan PPP Banjar. "Kita akan pelajari profil serta visi misinya. Setidaknya akan ada dua nama yang kita pilih untuk kemudian diserahkan ke DPW PPP Kalsel untuk dipilih satu," cetusnya.

Sementara Guru Thahir Gambut mengaku mendukung pencalonan Pangeran Abidinsyah dengan alasan bahwa mantan Kepala Badan Perizinan Terpadu Banjar itu mempunyai kepedulian yang tinggi kepada masyarakat. "Beliau meski undangan warga jauh, selalu datang. Dan lagi, sebagai birokrat, beliau banyak memiliki prestasi yang tidak diragukan lagi. Mudah-mudahan beliau didukung secara luas dan bisa memimpin daerah kita," paparnya. adi


No comments: