Thursday, August 14, 2014

Sultan Khairul Didoakan Jadi Gubernur



MARTAPURA - Di podium acara Harjad ke-64 Kabupaten Banjar, di Martapura, Rabu (13/8), Gubernur Kalsel H Rudy Ariffin mendoakan agar Gubernur Kalsel mendatang periode 2015-2020 adalah Sultan H Khairul Saleh. Rudy mengatakan, ada semacam kesamaan antara dirinya dengan Bupati Banjar tersebut.

"Ulun mencalonkan diri sebagai Gubernur Kalsel pada 2005 lalu juga ketika masih Bupati Banjar. Kemudian sebagai Gubernur Kalsel melantik dua kali Bupati Banjar yang sama. Mudah-mudahan, ke depan nanti, beliau (Sultan H Khairul Saleh) yang melantik Bupati Banjar berikutnya," ujar Gubernur seraya disambut aamiin oleh ribuan hadirin. Bupati Banjar Sultan H Khairul Saleh pun tersenyum lebar mendengar doa dan harapan mantan Bupati Banjar 2000-2005 ini.



Rudy berharap kompetisi pencalonan gubernur Kalsel bisa berjalan dengan aman, kondusif dan tak ada gesekan yang berarti. "Meski berkompetisi, kita tetap dalam suasana kekeluargaaan. Ulun bersyukur selama sembilan tahun memimpin Kalsel, daerah kita dalam keadaan yang aman dan kondusif. Ini berkat kerjasama semua pihak dan seluruh lapisan masyarakat. Ulun menghaturkan terima kasih atas dukungan pian sabarataan. Ulun sangat menghargai dukungan warga Kabupaten Banjar dan akan tetap mencintai masyarakat dan daerah ini," ungkap Rudy yang mengaku sambutannya di Harjad ke-64 Kabupaten Banjar ini adalah sambutannya yang terakhir, karena pada 8 Agustus 2015 mendatang sudah harus mengakhiri masa jabatannya.

Gubernur mengucapkan selamat hari jadi ke Kabupaten Banjar dengan harapan semoga daerah yang pernah dipimpinnya ini semakin maju baik bidang pemerintahannya, pembangunan, pelayanan maupun kesejahteraan masyarakatnya. "Raihan Piala Adipura kemudian Piala Adipura Kencana bagi Kota Martapura sungguh sangat membanggakan kita semua," puji Rudy.

Selama memimpin Kalsel, lanjutnya, keberhasilan Provinsi Kalsel seperti menurunnya angka kemiskinan hingga tinggal 4,7 persen, meningkatnya produksi padi 2 juta ton, menjadi 10 besar nasional penyangga pangan, penurunan angka kematian bayi dan ibu hamil, naiknya usia harapan hidup dicapai berkat kerjasama semua kabupaten, termasuk keberhasilan di Kabupaten Banjar.

Sementara itu, Bupati Banjar Sultan H Khairul Saleh juga berpamitan, karena sambutannya di Harjad kali ini kemungkinan sambutannya yang terakhir, sebab sebelum Harjad berikutnya, pada 6 Agustus 2015 mendatang ia mengakhiri masa jabatannya. "Sekaligus ulun mohon doa restu dan dukungan pian sabarataan untuk terus berbuat demi masyarakat yang sejahtera, mandiri dan Islami," paparnya.

Ia menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh ulama, tokoh masyarakat, pejabat dan segenap lapisan masyarakat yang telah membantunya menjalankan program pembangunan di Kabupaten Banjar sejak 2005. Serangakaian keberhasilan tak lepas dari peran aktif masyarakat.

"Keberhasilan kita semua itu, seperti diraihnya Piala Adipura, 2012, dan 2013, kemudian Piala Adipura Kencana di 2014 ini. Pengembangan TPA Cahaya Kencana di Padang Panjang, Kecamatan Karang Intan, sehingga mampu menyalurkan gas metan gratis ke 50 KK. Ke depan akan ditingkatkan lagi hingga menjadi 200 KK. Pembangunan jalan poros desa dan jembatan sudah mencapai 80 persen, jalan kabupaten mantap mencapai realisasi 63,7 persen, jalan desa 70 persen. Semua di atas rata-rata nasional," ucapnya.

Selanjutnya, peningkatan anggaran pendapatan dan belanja daerah yang pada awal pemerintahannya berkisar tiga ratusan miliar saja, kini telah mencapai Rp1,4 triliun, berkat upaya peningkatan PAD di berbagai sektor. "Usia harapan hidup dari tahun sebelumnya 65,5 tahun, kini meningkat jadi 66,12 tahun. Pendidikan anak usia sekolah mencapai 84,57 persen. Angka melek huruf latin mencapai 97,10 persen. Namun semua bisa membaca, karena sisanya dipastikan bisa membaca huruf Arab-Melayu," tambahnya.

Pria yang juga Sultan Banjar ini mengatakan, berbagai penghargaan tingkat nasional juga diraih seperti Anugrah dan Special Award bidang sarana prasarana umum dari JPNN, juga Koperasi Terbaik dari Menteri Koperasi, Investmen Award dari Badan Koordinasi Penanaman Modal Nasional, Award untuk pelayanan pengadaan barang dan jasa secara elektronik, penghargaan Menteri PU di bidang jasa konstruksi yang diperoleh Dinas Bina Marga Banjar, Mina Bhakti dari Menteri Perikanan dan Kelautan, Pepramsi Award untuk PDAM Intan dan Millenium Award dari MDGS terkait layanan air bersih dan sumber energi terbarukan.

Di hadapan para pejabat seperti Bupati Tapin, Arifin Arpan, Walikota Banjarmasin H Muhidin, seluruh kepada SKPD, FKPD setempat Sultan Khairul mengakui masih banyak yang perlu dibenahi dan ditingkatkan. "Selama memimpin masih ada kekurangan, untuk itu ulun mohon dimaafkan kepada seluruh masyarakat," ucapnya tulus. adi

No comments: