Wednesday, August 20, 2014

Kejaksaan P 16 Kasus Solar Cell


MARTAPURA - Sampai saat ini, pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Martapura masih mengikuti

proses penyelidikan kasus dugaan korupsi pengadaan solar cell atau lampu penerangan jalan

tenaga matahari di Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Kabupaten Banjar.

Diterangkan Kajari Martapura, Supardi SH, melalui Budi Mukhlis SH, akhir pekan tadi,

pihaknya sudah mengeluarkan P 16 atau penunjukan jaksa penyelidik yang akan berkoordinasi

dengan pihak penyelidik dari Polres Banjar yang menangani kasus ini.


"Jaksa penyelidik yang akan bekerjasama dengan Polres Banjar menyelidiki kasus ini sudah

ditunjuk. Jadi setelah pihak Polres Banjar menyampaikan Surat Pemberitahuan Dimulainya

Penyelidikan (SPDP), kita pun sudah menunjuk jaksa penyelidik," terang Budi.

Ditambahkan, berdasar SPDP itu, penyelidik sudah menetapkan seorang sebagai terperiksa,

yakni AL yang pada proyek itu bertindak selaku pejabat pembuat komitmen (PPK). "Pasal yang

disangkakan adalah pasal 55 KUHP yang berarti potensi adanya terperiksa lainnya cukup

terbuka," bebernya.

Menurut Budi, dugaan korupsi pada proyek senilai Rp5,5 miliar ini masih belum diperiksa

oleh lembaga keuangan pemerintah atau pun independen, sehingga belum diketahui berapa besar

dugaan kerugian dari penyimpangan proyek tersebut. Lampu solar cell pada 2013 lalu terpasang di median jalan dari Kertak Hanyar hingga Gambut. adi

No comments: