Thursday, August 14, 2014

Dinas Sosial Bantu Penyandang Difabel

Dinas Sosial Bantu Penyandang Difabel
MARTAPURA - Dinas Sosial Kabupaten Banjar bersama instansi terkait melalui Tim Senyum Pelangi pada tahun ini telah membantu mengadakan kursi roda bagi 35 penyandang difabel se-Kabuaten Banjar. Secara simbolis, bantuan ini diserahkan oleh Gubernur Kalsel H Rudy Ariffin beserta istri serta Bupati Banjar Sultan H Khairul Saleh dan istri masing-masing kepada Arini dan Melyana, Rabu (13/8) bertepatan dengan Harjad ke-64 Kabupaten Banjar.



Menariknya, Arini (23) salah satu penerima bantuan, juga menghadiahi para pejabat dan istri buku novel karangannya sendiri. Rupanya, Arini meski cacat sejak lahir namun memiliki kemampuan hebat dalam menulis karangan. Tak kurang dari 15 judul buku ia karang, sebagian bercorak novel, cerita pendek hingga puisi.

"Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada dinas terkait yang sudah membantu saya mengadakan kursi roda yang memang sesuai dengan kondisi saya. Ini cukup membantu aktivitas saya yang sebelumnya cuma bisa ngesot," ujarnya. Memang, kursi roda bantuan Pemkab Banjar ini memang dipesan dan dirancang khusus, sesuai kondisi fisik dan ukuran penyandang difabel.

"Kursi roda ini dirancang khusus menyesuaikan kondisi fisik penyandang difabel, dan dipesan langsung ke pabriknya di Yogyakarta," ujar Hj Annita, Kasi Organisasi Sosial dan Komunitas Adat Terpencil Dinas Dosial Kabupaten Banjar.

Ditambahkan, dalam tahun ini, Tim Senyum Pelangi menyalurkan sekitar 35 buah kursi roda bagi penyandang difabel, setelah sebelumnya pada tahun 2013 telah diserahkan enam unit bagi penyandang difabel.

"Bantuan ini terus terbuka bagi penyandang difabel lainnya yang masih belum terdata. Di mana pendataan dilakukan aparat Tim Kesejahteraan Sosial Kecamatan masing-masing kecamatan se-Kabupaten Banjar. Tim sudah ada di 20 kecamatan," ungkapnya.

Menurut mantan Kadis Sosial Kabupaten Banjar Aidil Basith, uniknya bantuan tersebut melekat seumur hidup. Artinya, jika penyandang difabel bertambah besar maka kursi roda akan dipesan lagi sesuai ukuran. "Ini sewaktu saya menjabat kepala dinas, perwakilan donatur dunia yang mensponsori bantuan ini menyarankan agar pihak kita mengajukan berapa saja penyandang difabel yang perlu dibantu seumur hidup, sehingga diajukanlah permohonan bantuan ini," jelas pria yang sekarang menjabat Kadis Perhubungan, Informasi dan Komunikasi Banjar ini. adi

No comments: