Thursday, December 8, 2011

Tewasnya Sang Ibu Mencurigakan

BANJARMASIN © Suryadi, warga Sungai Miai Banjarmasin melapor ke Dit
Krimum Polda Kalsel menyusul kematian ibundanya, Wahidah yang
menurutnya cukup mencurigakan.
Á ÁKamis (8/12), ia menyampaikan laporan kecurigaan tersebut
karena menganggap, kematian ibunya itu bukan karena kecelakaan,
sebagaimana pengakuan suami Wahidah, Anang.
Á ÁMenurut Suryadi, Anang yang juga ayah tirinya itu mengaku
kalau Wahidah tewas karena kecelakaan ketika dibonceng Anang
memakai sepeda motor Suzuki Smash sepulang dari kawasan Liang
Anggang.
Á ÁNamun, berdasar surat keterangan dokter RSUD Ulin yang sempat
melakukan perawatan terhadap Wahidah, luka©luka yang dialami
Wahidah, terutama memar di mata bagian kiri, bukan akibat
kecelakaan.
Á ÁDi samping itu, Anang yang membonceng Wahidah justru tidak
mengalami luka©luka, demikian juga motor Smash yang terlibat
kecelakaan juga tidak ditemukan hingga sekarang.
Á ÁPjs Kabid Humas Polda Kalsel AKBP Aby Nursetyanto membenarkan
bahwa Suryadi melapor ke Dit Krimum Polda Kalsel perihal kematian
ibunya yang mencurigakan.
Á Á"Kita menerima laporan itu dan kini sedang memeriksa Suryadi.
Berdasar keterangan itu kita bisa saja memulai penyelidikan apakah
benar Wahidah tewas karena kecelakaan atau ada akibat lain,"
jelasnya.
Á ÁDikatakan Aby yang juga Wadir Krimum Polda Kalsel ini,
berdasar keterangan Suryadi, antara Wahidah, warga Antasan Kecil
Timur dan Anang kurang harmonis.
Á ÁBahkan, pada Jumat (2/12) dan Sabtu (3/12) pasangan suami
istri itu terlibat cekcok. Kemudian, pada Minggu (4/12) sore, Anang
membawa Wahidah dengan naik motor pergi ke Liang Anggang,
Banjabaru.
Á ÁSelanjutnya, pada Senin (5/12) dini hari, Wahidah dibawa Anang
ke RSUD Ulin. Anang mengatakan bahwa ia dan Wahidah mengalami
kecelakaan. Wahidah sempat dirawat di IGD dan kemudian meninggal
Rabu (7/12) sore sekitar pukul 17.00 Wita. Wahidah dimakamkan di
kawasan Sungai Jingah.
Á Á"Kita akan cek lagi catatan dokter tentang luka©luka yang
dialami korban apakah benar akibat kecelakaan atau ada sebab lain.
Kemudian, kita juga akan mengecek catatan kepolisian di mana lokasi
kecelakaan itu. Yang terpenting, motor yang digunakan korban
bersama suaminya juga mesti kita ketahui. Sebab, jika mengalami
kecelakaan, tentu motor akan mengalami kerusakan juga," cetusnya.
Á ÁMenurut Aby, jika ternyata polisi memiliki bukti kuat ada
penyebab lain, semisal penganiayaan berat terhadap korban, maka
bisa saja polisi akan membongkar makam korban untuk dilakukan
autopsi terhadap jenazah. Ã Ãadi

No comments: