Thursday, September 15, 2011

Hanya 3 Bulan, 8 Pelajar Tewas

BATULICINÄ Ä © Lakalantas di Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) dalam tiga
bulan terakhir menunjukkan angka yang cukup tinggi. Berdasarkan
data yang berhasil diperoleh dari Sat Lantas Polres Tanbu, sejak
tiga bulan terakhir tercatat telah terjadi 20 kecelakaan di wilayah
hukum Tanbu.
Á ÁDari jumlah tersebut mengakibatkan 19 korban jiwa, 12 orang
mengalami luka berat serta empat lainnya mengalami luka ringan.
Á ÁParahnya, dari jumlah tersebut ada delapan korban tewas dari
kalangan pelajar. Terang saja tingginya angka kecelakaan yang
menimbulkan korban jiwa di kalangan pelajar tersebut menjadi
perhatian serius Sat Lantas Polres Tanbu.
Á ÁTerkait tingginya angka kecelakaan tersebut, Kasat Lantas
Polres Tanbu AKP Moerdelly melalui Kasubag Humas Polres Tanbu AKP
Ana Setiani mengatakan, masih tingginya angka kecelakaan di
kalangan pelajar tersebut haruslah menjadi perhatian semua pihak,
tak hanya kepolisian.
Á ÁSaat ini, pihaknya sudah mulai melakukan sosialisasi perihal
aturan siswa terutama mereka yang belum memiliki SIM agar tak
menggunakan kendaraan lagi, karena sebagian besar pelajar
menggunakan kendaraan dengan ugal©ugalan dan tak tertib lalu
lintas.
Á Á"Seperti pelajar SMP itukah seharusnya masih belum boleh
membawa kendaraan, tapi kenyataanya masih banyak yang
menggunakannya," katanya.
Á ÁDipaparkannya, ke depan pihaknya akan melakukan tindakan tegas
terhadap para pelajar tersebut. "Saat ini disosialisasikan dulu
perihal tersebut, tapi nanti jika kedapatan lagi akan langsung
diambil tindakan tegas,"katanya.
Á ÁDitambahkannya, peranan dari pihak sekolah dan orang tua
sangat penting untuk turut mengawasi para pelajar tersebut. "Dalam
sosialisasi ini peranan para guru dan orang tua sangat diperlukan,"
tandasnya.Ã Ã pjm/adi

No comments: