Sunday, August 21, 2011

Sehari Dua Pengedar Sabu Ditangkap


TANJUNGÄ Ä © Aparat Polres Tabalong kembali mengamankan dua orang
pengedar sabu©sabu di dua tempat berbeda di Kabupaten Tabalong.
Ironisnya satu tersangka masih berstatus pelajar dan di bawah umur.
Á ÁPada hari Sabtu (20/8) sekitar pukul 22.00 Wita, anggota Sat
Narkoba Polres Tabalong berhasil menangkap, MRM (16), warga Kapar
Kecamatan Murung Pudak. Tersangka yang masih di bawah umur ini
ditangkap di Jl Simpang Tiga Kantor Kelurahan Belimbing Raya
Kecamatan Murung Pudak, saat akan mengantar sabu kepada pembeli.
Bersamanya ditemukan barang bukti tiga paket sabu yang akan
dijual seharga Rp500 ribu perpaketnya. Penangkapan berawal dari
Informasi masyarakat yang mengatakan ada orang yang akan melakukan
transaksi sabu©sabu.
Mendapat laporan tersebut anggota yang langsung dipimpin Kasat
Narkoba, AKP Yaya Mulyana, menuju ke tempat yang dimaksud. Ternyata
informasi tersebut benar dan di lokasi didapat tersangka, kemudian
oleh anggota tersangka distop dan dilakukan penggeledahan.
Dari dompet pelaku ditemukan barang bukti tiga paket sabu
seharga Rp500 ribu satu paketnya.
Menurut MRM, dirinya disuruh seorang teman untuk mengedarkan
barang haram tersebut. Ia pun terpaksa mengikuti saran temannya
itu, pasalnya sepeda motornya jenis Yamaha Mio dia gadaikan kepada
temannya karena kalah berjudi di acara aruh di Barabai senilai
Rp4,5 juta.
Motor yang sebelumnya dia gadaikan kepada Iyan, kemudian
ditebus temannya yang menyarankan untuk mengedarkan sabu©sabu.
"Kalau kamu ingin cepat nebus motor, edarkan sabu©sabu,"
ujarnya menirukan kata©kata temannya.
Setelah itu dia dititipkan delapan paket sabu oleh temannya
untuk dijual, kemudian pada pagi hari diambil pemiliknya satu
paket, dan sore harinya diambil lagi empat paket.
"Rencananya sisa tiga paket sabu itu akan diantar lagi kepada
pemiliknya, namun belum sempat keburu ditangkap polisi," akunya.
Pelaku yang masih berstatus pelajar di salah satu SMA di
Tabalong ini, menyesali apa yang sudah ia lakukan.
Bahkan sampai saat ini orangtuanya belum mengetahui kejadian
yang telah menimpanya ini.
Sebelumnya pada hari yang sama sekitar pukul 03.00 Wita,
anggota Sat Narkoba Polres Tabalong juga berhasil menangkap
pengedar sabu atas nama, Anton Primayadi (25), warga Desa Kambitin
Raya RT 15 Kecamatan Tanjung.
Bersamanya ditemukan dua paket sabu seharga Rp300 ribu
perpaketnya, satu buah bong dan plastik klip.
Petugas yang sudah lama mendapatkan informasi bahwa tersangka
yang berprofesi sebagai sopir travel ini sering membawa barang dari
Banjarmasin ke Tabalong terus melakukan penyelidikan.
Beberapa kali akan dilakukan penangkapan, namun informasi
mengatakan di tangan tersangka tidak ada barang haram yang
dimaksud.
Sampai akhirnya informasi terakhir mengatakan tersangka ada
mempunyai barang dan akan menjual ke sesama sopir.
Saat disergap tersangka sedang menunggu pemesan sabu di Jalan
Mabuun Kecamatan Murung Pudak, di tangannya ditemukan satu paket
sabu, setelah dibawa ke rumahnya kembali ditemukan satu paket sabuÔ  h)  0*0*0*°° Ô beserta satu buah bong dan plastik klip.
Kapolres Tabalong, AKBP RP Mulya melalui Kasubag Humas AKP
Sumardi membenarkan pihaknya telah mengamankan dua orang pengedar
sabu di hari yang sama.
"Saat ini keduanya ditahan dan menjalani pemeriksaan di Polres
Tabalong untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya," jelas AKP
Sumardi. Ã Ãamn/adi

No comments: