Thursday, June 9, 2011

Terdakwa 1 Kg SS Bebas Murni

BANJARMASINÄ Ä © Masih ingat dengan kasus narkoba jenis sabu©sabu
seberat 1 Kg yang ditemukan anggota Dit Narkoba Polda Kalsel, dalam
penggerebekan di sebuah bengkel yang terletak di kawasan Jl A Yani
Km 7 (samping Polsek Kertak Hanyar), Kabupaten Banjar beberapa
bulan yang telah lewat di tahun 2010.
Á ÁPada proses persidangan kasus kepemilikan terkait barang haram
tersebut, jaksa penuntut umum (JPU) Pranoto SH dan kawan©kawan
telah menyeret Naga Sariawan Cipto Rimba alias Liong Liong sebagai
terdakwa.
Á ÁDalam beberapa kali persidangan JPU dan majelis hakim
berpendapat kalau terdakwa berdasarkan fakta hukum yang terungkap
dalam persidangan telah terbukti melakukan perbuatan tindak pidana
sebagaimana diatur dan diancam pada pasal 114 UU RI No 35 Tahun
2009 tentang Narkotika.
Á ÁMajelis hakim yang diketuai M Irfan SH MH, menjatuhkan hukuman
selama 12 tahun, dan hukuman tersebut sudah lebih rendah selama
tiga tahun, dari tuntutan JPU yang menuntut terdakwa selama 15
tahun kurungan penjara.
Á ÁPada putusan tersebut terdakwa melalui penasihat hukum
menyatakan banding, namun hasil putusan dari Pengadilan Tinggi (PT)
menguatkan putusan PN Banjarmasin.
Á ÁKarena merasa tidak puas kemungkinan terdakwa melakukan kasasi
ke Mahkamah Agung (MA), yang mana upaya ditempuh terdakwa
sepertinya membuahkan hasil, hingga tersiar kalau petikan putusan
kasasi yang terdakwa dari MA RI menyatakan terdakwa dibebaskan
murni.
Á ÁPetikan putusan MA tersebut sudah sampai ke PN Banjarmasin,
Selasa (7/6) kemarin, dengan No 417 K/Pid.Sus/2011 tanggal 27 Mei
2011, yang telah ditandatangani ketua majelis MA H M Imron Anwari
SH SpN MH, panitera pengganti Djandra Dewajani SH, dan panitera
muda pidana MA Sunaryo SH MH.
Á ÁIsi petikan putusan tersebut menyatakan terdakwa Naga Sariawan
Cipto Rimba alias Liong Liong tidak terbukti secara sah dan
meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana yang
didakwakan JPU.
Á ÁNaga Sariawan Cipto Rimba alias Liong Liong dipulihkan haknyaa
dalam kemampuan, kedudukan dan harkat serta martabatnya.
Á ÁMenetapkan barang bukti berupa sekitar 1 Kg sabu©sabu serta
serta barang bukti yang lainnya yang dihadirkan dalam persidangan
dirampas untuk dimusnahkan.
Á ÁMenurut Ketua Pengadilan Negeri (PN) Banjarmasin, Amril SH
MHum, melalui Panitera Sekretaris, Yuliastra SH, petikan putusan MA
itu mereka terima melalui fax.
Á Á"Kita terima petikan putusan MA tersebut melalui fax, namun
untuk memperjelas kita kemudian berkoordinasi kepada panitera muda
MA, Sunaryo SH MH, melalui telpon, dan menyatakan petikan putusan
tersebut memang benar adanya,"ungkapnya. Á È È 7 Á
Á ÁKetika petikan putusan diterima, lanjutnya, kemudian datang
pihak LP Teluk Dalam Banjarmasin, dan mengatakan kalau tahanan
terdakwa Naga Sariawan Cipto Rimba alias Liong Liong akan habis.
Á ÁDikatakannya, yang mereka terima itu baru petikan putusan,Ô h) 0*0*0*° ° Ô sedangkan berkasnya masih dalam perjalanan atau pengiriman,
Á ÁSementara itu, Pranoto SH, JPU yang menyeret terdakwa, ketika
dikonfirmasi wartawan, Kamis (9/6) siang mengatakan, kalau dirinya
juga telah mengetahui petikan putusan MA tersebut.
Á ÁKetika disinggung apakah pihak JPU akan melakukan upaya
peninjauan kembali (PK), ia mengatakan belum bisa menjawab, karena
yang keluar itu baru petikan putusan, bukan berkasnya.
Á ÁDan pihaknya pun juga akan mempelajari kembali berkas
tersebut, kemudian melaporkan kepada atasan hasil putusan serta
berkas tersebut.
Á Á"Kita tidak bisa melakukan PK, karena masih perlu mempelajari
berkas tersebut, sedangkan yang sampai ke PN Banjarmasin baru
petikan putusan," katanya singkatà ÃÄ Ä
Á ÁDiketahui tertangkap terdakwa Naga Sariawan Cipto Rimba alias
Liong Liong (34), warga Jln Manggis No 2A RT 21, Kelurahan Kebun
Bunga, Kecamatan Banjarmasin Timur, oleh anggota Dit Res Narkoba
Polda Kalsel, menindaklanjuti laporan masyarakat yang mengatakan
bahwa ada paketan yang berisikan narkoba dalam jumlah besar melalui
jasa ekspidisi.Ã Ã ris/adi

No comments: