Wednesday, June 22, 2011

Terbukti Korupsi, Zainal Diberhentikan

MARTAPURAÄ Ä © Anggota DPRD Banjar Zainal Hakim yang menjadi
terpidana dalam kasus runtuhnya Puskesmas Beruntung Baru, akhirnya
resmi diberhentikan sebagai wakil rakyat. Pemberhentian politisi
asal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sendiri diumumkan dalam rapat
paripurna, Senin lalu (20/6).
Á ÁPembehrhentian setelah adanya tembusan surat pemberhetian
dirinya dari DPC PKB Banjar yang mengusulkan pemberhentiannya
sebagai wakil rakyata ke Badan Kehormatan (BK) DPRD Banjar.
Á Á"Zainal sudah resmi diberhentikan setelah melalui proses
panjang. BK sudah menerima surat pemberhentiannya sebagai anggota
PKB dan pengusulan PAW," ujar Ketua DPRD Banjar HM Rusli dicegat
koran ini usai memimpin rapat paripurna.
Á ÁSoal penggantinya, Haji Rusli (sapaan akrabnya) mengaku belum
bisa memastikan, karena ia masih menunggu usulan dari partai
bersangkutan.
Á ÁJika sudah ada usulan, maka pihaknya tidak serta merta
langsung menyetujui dan melaksanakan Pergatian Antar Waktu (PAW),
sebab pihaknya terlebih dahulu juga akan mengusulkannya pada
gubernur untuk mendapat persetujuan.
Á Á"Jika usulan sudah masuk ya akan saya usulkan lagi ke
gubernur. Kita liat saja nanti, siapa yang mengisi kekosongan itu,"
katanya.
Á ÁDitanya soal alasan pemberhentian Zainal Hakim, politisi asal
Partai golkar ini mengaku, kasus yang menimpa Zainal Hakim adalah
korupsi, sehingga tidak bisa ditolerir lagi oleh semua pihak
termasuk wakil rakyat.
Á Á"Kasusnya korupsi jadi tidak bisa diapa©apakan. Ya
keputusannya harus diberhentikan dari dewan," pungkasnya.
Á ÁZainal sendiri pada persidangan di Pengadilan Negeri (PN)
Martapura divonis hakim satu tahun tiga bulan penjara dan denda
Rp50 juta. Vonis ini lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntutu
umum (JPU) yang menuntut selama dua tahun serta denda sebesar Rp50
juta atau subsidair kurungan selama tiga bulan, serta membayar uang
pengganti sebesar Rp200 juta atau subsidair kurungan selama tiga
bulan. Ã Ãsup/adi

No comments: