Wednesday, June 8, 2011

Proyek Siring Jambu Raya©Babirik Amburadul

MARTAPURAÄ Ä © Pengawasan pekerjaan pembangunan sepertinya perlu
ditingkatkan di Kabupaten Banjar. Pasalnya, saat ini masih terdapat
sejumlah proyek yang pengerjaannya terbilang amburadul, lantaran
usai dikerjakan sudah mengalami kerusakan akibat berbagai hal yang
tidak masuk dalam perencanaan pekerjaan.
Á ÁSeperti halnya pengerjaan siring dan pengerasan jalan di Desa
Muara Halayung dan Desa Babrik©Desa Jambu Raya Kecamatan Beruntung
Baru yang mengalami kerusakan, meski baru dikerjakan pada tahun
2010 silam.
Á ÁDari pantauan, beberapa waktu lalu, kerusakan terhadap proyek
siring dan perkerasan jalan di Desa Muara Halayung cukup parah,
siring dan jalan proyek dengan nilai Rp255 juta yang dikerjakan CV
Rizky Mulia, mengalami longsor dan merusak siring sepanjang 60
meter.
Á ÁNamun demikian, kerusakan itu sudah mendapat penanganan dari
pemegang proyek. Kontraktor sudah melakukan penanganan terhadap
bidang longsor, yakni dengan metode menahan longsoran dengan
cerucuk kayu galam.
Á ÁSementara itu, kerusakan siring yang terjadi di Desa BabirikªJambu Raya juga lumayan parah. Pasalnya, selain dua titik siring
yang mengalami keambrukan kurang lebih masing©masing 2 meter,
pekerjaan siring sepanjang 1.000 meter dengan nilai proyek sebesar
Rp199 juta yang dikerjakan CV Cahaya Putra Famili dan konsultan
pengawas CV Presma Jasa itu hampir semuanya mengalami kemiringan
dan keretakan pada dinding siring.
Á ÁParahnya lagi, dari bahan yang ambruk tidak ditemukan campuran
semen yang cukup untuk mengikat batu, sehingga batu gunung yang
disusun tidak cukup rapi itu mudah hancur akibat tekanan tanah.
Á ÁTidak hanya itu, juga terdapat keretakan pada dua gorongªgorong yang dibangun di atas jalan itu. Pekerjaan gorong©gorong pun
terlihat kurang rapi, sehingga menimbulkan kesan tidak bagus
dilihat.
Á Á"Kami sudah ingatkan kontraktor saat pengerjaan namun tidak
digubris, Akibatnya ya hancur seperti ini. Semennya aja sedikit,
bagaimana mau mengikat batu gunung," ujar Ansari Nurdin, Ketua RT
02 Desa Babirik diamini rekan©rekannya, saat ditemui koran ini
beberapa waktu lalu saat melihat kondisi proyek.
Á ÁNah pihaknya meminta kepada pemerintah daerah, supaya
melakukan perbaikan terhadap jalan dan siring yang dikatakan baru
selesai dua bulan lalu itu.
Á Á"Kami lama mengusulkan baru disetujui. Tapi dikerjakannya
sembarangan. Ini tidak boleh dibiarkan," pungkasnya.
Á ÁKepala Bidang Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum (PU)
Banjar, HM Hilman ST MT saat dikonfirmasi koran ini soal kerusakan
dua proyek itu membenarkan adanya kerusakan pada proyek tersebut.
Á Á"Di Muara Halayung sudang ditangani karena proyek masih masa
pemeliharaan. Jika bidang longsor sudah tertangani baru siring
diperbaiki," ujarnya.
Á ÁSementara untuk proyek Babirik©Jambu Raya juga sudah ditangani
pihaknya, namun hanya untuk dua titik bangunan yang mengalami
keambrukan. Menurutnya, kerusakan akibat adanya tekanan tanah aktif
yang tinggi sehingga menyebabkan dinding siring mengalami
kemiringan dan sebagian ambruk.Ô h) 0*0*0*° ° ÔŒÁ Á"Ada tekanan tanah aktif merusak dinding siring. Ini akibat
jalan yang dilalui oleh angkutan yang punya beban berat seperti
truk," ungkapnya.
Á ÁDitanya apakah ada penangan pada kemiringan dan keretakan yang
terjadi hampir di seluruh proyek, Hilman mengaku hal itu tidak
dilakukan, karena keterbatasan dana pemeliharaan.Á < Á"Tidak bisa
semuanya ditangani. Hanya bagian yang rusak parah saja,"
pungkasnya. sup/adi

6 comments:

Muhammad Rajib Shiddiq said...

desa muara halayung ini memang banyak mengalami kerusakan selain jalan dan siring ada satu lagi yg perlu di perbaiki yaitu jembatan, jembatan2 yang ada di jambu raya dan muara halayung sekarang sudah mulai mengalami kerusakan yg serius di samping itu ada salah satu jembatan di desa muara halayung yang mempunyai sejarah di masa lalu di bangun sekitar jaman belanda.. harusnya di pertahankan oleh pemerintah jangan di biarkan tergusur oleh waktu..

Muhammad Rajib Shiddiq said...

desa muara halayung ini memang banyak mengalami kerusakan selain jalan dan siring ada satu lagi yg perlu di perbaiki yaitu jembatan, jembatan2 yang ada di jambu raya dan muara halayung sekarang sudah mulai mengalami kerusakan yg serius di samping itu ada salah satu jembatan di desa muara halayung yang mempunyai sejarah di masa lalu di bangun sekitar jaman belanda.. harusnya di pertahankan oleh pemerintah jangan di biarkan tergusur oleh waktu..

Muhammad Rajib Shiddiq said...

desa muara halayung ini memang banyak mengalami kerusakan selain jalan dan siring ada satu lagi yg perlu di perbaiki yaitu jembatan, jembatan2 yang ada di jambu raya dan muara halayung sekarang sudah mulai mengalami kerusakan yg serius di samping itu ada salah satu jembatan di desa muara halayung yang mempunyai sejarah di masa lalu di bangun sekitar jaman belanda.. harusnya di pertahankan oleh pemerintah jangan di biarkan tergusur oleh waktu..

Muhammad Rajib Shiddiq said...

desa muara halayung ini memang banyak mengalami kerusakan selain jalan dan siring ada satu lagi yg perlu di perbaiki yaitu jembatan, jembatan2 yang ada di jambu raya dan muara halayung sekarang sudah mulai mengalami kerusakan yg serius di samping itu ada salah satu jembatan di desa muara halayung yang mempunyai sejarah di masa lalu di bangun sekitar jaman belanda.. harusnya di pertahankan oleh pemerintah jangan di biarkan tergusur oleh waktu..

Muhammad Rajib Shiddiq said...

desa muara halayung ini memang banyak mengalami kerusakan selain jalan dan siring ada satu lagi yg perlu di perbaiki yaitu jembatan, jembatan2 yang ada di jambu raya dan muara halayung sekarang sudah mulai mengalami kerusakan yg serius di samping itu ada salah satu jembatan di desa muara halayung yang mempunyai sejarah di masa lalu di bangun sekitar jaman belanda.. harusnya di pertahankan oleh pemerintah jangan di biarkan tergusur oleh waktu..

Muhammad Rajib Shiddiq said...

desa muara halayung ini memang banyak mengalami kerusakan selain jalan dan siring ada satu lagi yg perlu di perbaiki yaitu jembatan, jembatan2 yang ada di jambu raya dan muara halayung sekarang sudah mulai mengalami kerusakan yg serius di samping itu ada salah satu jembatan di desa muara halayung yang mempunyai sejarah di masa lalu di bangun sekitar jaman belanda.. harusnya di pertahankan oleh pemerintah jangan di biarkan tergusur oleh waktu..