Thursday, June 16, 2011

Oknum Dit Polair 'Jalan Sendiri'

BANJARMASIN © Ä ÄKasus TB BSC Star dan LCT Huma Amaz 02 yang ditangani
Dit Polair Polda Kalsel agak kontroversial, mengingat kedua barang
bukti tersebut oleh oknum di institusi di sana dipinjampakaikan ke
pemilik tanpa berkoordinasi dengan pihak Kejati Kalsel.
Á ÁPadahal, selama ini, jika ada pinjam pakai barang bukti,
Polair kerap berkoorinasi dengan Kejati Kalsel. TB BSC Star dan LCT
Huma Amaz sendiri dijadikan barang bukti kasus 'kencing' solar
secara ilegal di perairan Sungai Barito dekat Pulau Kembang
Pelabuhan Trisaksi Banjarmasin Mei 2011 lalu.
Á ÁDari informasi terhimpun juga, dua tersangka, yakni Tri Wibowo
(34) dan Abdul Khalik (28) juga ditangguhkan penahanannya oleh
oknum Dit Polair.
Á ÁTri Wibowo adalah nakhoda TB BSC Star, sedangkan Khalik
merupakan nakhoda LCT Huma Amaz 02. Barang bukti yang
dipinjampakaikan tersebut diduga tak cuma kedua kapal, melainkan
solar sebanyak 5 ton yang sedianya dijadikan barang bukti sampai ke
pengadilan kelak.
Á ÁKasi Penkum dan Humas Kejati Rajendra SH juga mengaku terkejut
dengan adanya sinyalemen bahwa dua tersangka ditangguhkan kemudian
dua barang bukti kapal beserta minyaknya dipinjampakaikan ke sebuah
perusahaan.
Á Á"Padahal SPDP©nya sudah masuk. Semsstinya ada koordinasi
dengan Kejati Kalsel sebagaimana biasanya. Kita hanya tak ingin,
barang bukti sembarangan dipinjampakaikan," ungkapnya.
Á ÁKepada wartawan, Kasi Tindak Gakkum Dit Polair AKP Yudi
Ridharto yang kebetulan memimpin penangkapan dua nakhoda tersebut
mengatakan, tidak benar kalau barang bukti dipinjampakaikan.
Á Á"Tidak benar itu. Yang benar barang bukti hanya dititip rawat
saja ke PT Bersinar Batulicin Bersujud. Mengapa masalah ini menjadi
polemik. Kan penyidik bisa saja menitipkan barang bukti, tidak
mesti harus koordinasi ke kejaksaan," tukasnya.
Á ÁMenurut Yudi, pertimbangan dan kewenangan melakukan penitipan
barang bukti adalah wewenang penyidik, bisa dengan alasan sulitnya
menjaga barang bukti. Dan yang terpenting, lanjutnya, barang bukti
tidak dipindahtangankan oleh penerima titipan.
Á ÁDitegaskan Yudi lagi, tak ada penangguhan penahanan kedua
tersangka. "Mereka berdua masih ada di sel tahanan Polair,"
tegasnya.Ã Ãadi/elo

No comments: