Tuesday, June 7, 2011

Korban KM Martasia 28 Orang Meninggal Dunia

KOTABARUÄ Ä © Pencarian penumpang Kapal Motor (KM) Martasia yang
tenggelam di perairan Tanjung Dewa, oleh tim SAR gabungan dari
Polres Kotabaru, SAR Basarnas, Dit Polair Polda Kalsel, Selasa
(7/6) kemarin berakhir. Total korban tewas mencapai 28 orang.
Á ÁSebelumnya diberitakan ada lima orang tewas, hingga Senin
(6/6) sekitar pukul 16.00 Wita, dan ditemukan kembali pada pukul
18.30 Wita hingga malam sebanyak 12 orang, total korban 17 orang
untuk Senin (6/6) lalu.
Á ÁDalam pencarian kembali para korban tenggelam oleh tim SAR
gabungan, Selasa (7/6), sejak pukul 06.00 Wita, aparat kembali
menemukan 10 orang penumpang kapal Martasia dalam kondisi tak
bernyawa lagi, hingga total korban meninggal ada 27 orang dan satu
sekarat dan akhirnya meninggal, selamat 77 orang dari 105 orang
penumpang.
Á ÁKasat Reskrim Polres Kotabaru Kompol Wendy Otniel S SIK, saat
dikonfirmasi via telpon mengatakan, semua penumpang sudah
ditemukan. "Untuk korban meninggal dunia semuanya ada 27 orang.
Sebelumnya pada Senin korban tewas ditemukan 17 orang," katanya
terharu.
Á ÁPencarian oleh tim SAR gabungan, pada Selasa (7/6) hingga
pukul 16.00 Wita, aparat menemukan ada 10 orang lagi sudah
meninggal dunia, total seluruhnya ada 27 penumpang tewas. "Sisanya
ditemukan dalam kondisi selamat, pencarian dimulai sejak pagi
hari," ujarnya.
Á ÁUntuk badan kapal sudah dilakukan pengangkatan ke permukaan,
meski masih di TKP. "Petugas terpaksa membedah badan kapal buat
mencari korban. Selain penumpang, tim SAR juga menemukan 26 unit
motor penumpang juga sudah diangkut ke darat, termasuk mesin kapal
Martasia," ucapnya.
Á ÁPenemuan korban pada hari kedua ini, teknsinya, bila ditemukan
dua orang langsung dikirim ke daratan, begitu seterusnya hingga
seluruhnya ada 10 penumpang ditemukan di dalam kapal sudah kondisi
meninggal dunia. "Tapi ada laporan dari keluarga korban seorang
balita seumur tiga tahun, masih dicari," lanjutnya.
Á ÁDari keterangan saksi selamat memang katanya, ada anak kecil
terlempar keluar saat musibah melanda kapal tersebut. Kapal dari
Geronggang mau ke Kelumpang Tengah Kotabaru. "Dua ABK masih
diperiksa, untuk nakhoda Rahmad Fauji sudah ditetapkan sebagai
tersangka," katanya.
Á ÁKapal karam diduga akibat cuaca buruk, gelombang tinggi,
muatan kapal yang seharusnya kapal barang dengan sedikit penumpang,
dimasukkan penumpang melebihi kapasitas. "Malah penumpangnya ada
105 orang, yang pakai karcis cuma ada 22 orang saja," lanjutnya.
Á ÁNakhoda sudah meringkuk di sel tahanan Polres Kotabaru. "Rataªrata penumpang adalah warga Kotabaru, selebihnya warga Banjarmasin.
Saat di lapangan, bila ada ditemukan korban langsung dibawa ke
rumah sakit, sebagian ada yang dibawa langsung pulang oleh
keluarganya," tutupnya.
Á ÁSementara anggota tim SAR Emergensi 911, Jerry menerangkan,
saat ini ada 28 orang korban meninggal dunia. "Sebelumnya memang 27
orang, satu orang yang kritis diketahui meninggal di rumah sakit
pukul 12.00 Wita. Korban seluruhnya 100 orang ditemukan, diduga
masih ada lima orang lagi masih berada di dasar air," katanya.Ô h) 0*0*0*° ° ÔŒÁ ÁTim SAR gabungan masih melakukan pencarian, hingga pukul 18.00
Wita di TKP. "Motor yang ada didalam kapal sudah diangkat kedaratan
sebanyak 26 unit, termasuk barang milik penumpang. Dugaan sementara
masih ada lagi korban yang belum ditemukan sebanyak lima orang,"
ucapnya sedih.
Á ÁDir Polair Polda Kalsel, AKBP A Yulius Bambang K SIK melalui
Kasi Gakkum©nya AKP Yudi Ridarto SIK, saat dikonfirmasi Selasa
(7/6) kemarin malam, kasus tenggelamnya KM Martasia hingga
merenggut nyawa sebanyak 28 orang, tetap ditangai oleh Polres
Kotabaru. Kita hanya membantu saja," tegasnya. Ã Ãsam/adi

No comments: