Sunday, June 5, 2011

Berkas Pengadaan NISN Tahap I

BANJARMASINÄ Ä © Berkas kasus dugaan korupsi pengadaan kartu Nomor
Induk Standart Nasional (NISN) di Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin
yang telah ditangani Unit Tipikor Polresta Banjarmasin telah
memasuki tahap I.
Á ÁSaat ini berkas tersebut telah ada pada pihak Kejaksaan Negeri
(Kejari) Banjarmasin, dan masih dipelajari untuk penyempurnaan atau
kelengkapan berkas tersebut.
Á ÁMenurut Plt Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Banjarmasin,
Erwindu SH, melalui Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus)
Ramadhani SH, ketika dikonfirmasi wartawan, Jumat (3/6), berkas
perkara dugaan korupsi pengadaan kartu NISN sudah tahap I. Berkas
tersebut telah diserahkan pihak penyidik Polresta Banjarmasin sudah
beberapa hari yang telah lewat.
Á Á"Kita terima berkas sekitar satu mingguan sudah, dan masih
dipelajari tentang kelengkapan berkas tersebut. Mudah©mudahan dalam
waktu dekat sudah tahap II atau dinyatakan telah lengkap (P21),"
katanya.
Á ÁDikatakannya, dalam berkas tersebut ada tiga orang yang telah
ditetapkan sebagai tersangka, dan kerugian negara sekitar
Rp77.688.639, terjadi pada periode Nopember sampai dengan Desember
2008.
Á Á"Dalam berkas tersebut tersangkanya ada tiga orang di
antaranya adalah Drs H Rudy Ikhwansyah," ungkapnya.
Á ÁDalam berkas itu dijelaskan, fakta yang ditemukan bahwa
tersangka dengan sengaja menghindari pelelangan umum dengan cara
membagi anggaran yang diambil dari APBD Perubahan Tahun 2008
sebesar Rp191.350.000, menjadi empat paket kegiatan.
Á ÁDua paket pemilihan langsung untuk pengadaan NISN siswa
SD/SDLB/MI, dan dua peket lagi penunjukan langsung untuk pengadaan
NISN siswa SMP/SMPLB/SMPT/Mts/Ponpes.SMA/SMALB/SMK/MA, sehingga
Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin kehilangan kesempatan
memperoleh harga yang paling menguntungkan dari penyedia
barang/jasa. Dengan adanya kegiatan tersebut negara dirugikan
Rp77.688.739.
Á ÁTersangka Drs Rudy Ikhwansyah merupakan mantan Kasubdin Bina
Program Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, yang bakal dijerat
dengan pasal 2 dan 3 jo pasal 15 UU RI No 31 Tahun 1999 jo UU RI No
20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
Á ÁDiberitakan sebelumnya bahwa pihak penyidik Polresta
Banjarmasin yang telah menangani kasus dugaan korupsi pengadaan
NISN, telah menetapkan tiga tersangka yakni, Kepala Pemberdayaan
Masyarakat dan Perempuan Kota Banjarmasin, Drs H Rudy I MSi, dan
Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Ny Hj Elvi H SPd, serta
salah seorang yang berinisial KD (38), selaku pengawas sekolah pada
Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin yang berdomisili di kawasan Jl
Tembus Pramuka Kecamatan Banjarmasin Timur.Ã Ã ris/adi

No comments: