Friday, June 24, 2011

4 Orang Rusia Tewas Akibat Miras

PELAIHARIÄ Ä © Kapal Capten Kurbatskey umumnya dihuni warga negara
asing harus mengurungkan niatnya untuk berlayar ke China, pasalnya
empat anak buah kapal (ABK) asal negara Rusia di kapal pengangkut
biji besi itu, tewas akibat pesta miras alkohol 95 persen campur
air putih, di laut lepas Muara Asam Asam Kecamatan Jorong, Kamis
(22/6) dini hari.
Á ÁTak cuma itu, tiga korban lainnya dalam keadaan sekarat masih
dirawat di rumah sakit, Menurut keterangan Sulaiman salah satu agen
atas kapal PT Elang Jaya Maritim, tewasnya empat orang ABK warga
negara Rusia ini mengejutkan.
Á ÁBerawal dari beberapa hari lalu, kapal yang mereka tumpangi
dari negaranya Rusia menuju Gresik, Jawa Timur untuk membongkar
pupuk. Setelah bongkar barang kemudian kapal yang mereka tumpangi
dalam keadaan kosong kembali menuju Satui Kabupaten Tanah Bumbu
untuk memuat bijih besi sekitar 5.000 ton untuk dibawa ke negara
China.
Á ÁKarena pada hari Rabu (22/3) sekitar pukul 16.00 Wita tersebut
waktu luang dan kapal mereka sedang loading bijih besi di tengah
laut lepas, kemudian tujuh orang ABK, yaitu Miss Smetanina Olga
(36), Miss Traktirova Olesyai (29), Mr Bagdanov Gennady (49), Mr
Bagin Anato Anatoly (39), Mr Murzin Anton (27), Mr Yajuti Evgeny
(22) dan Mr Shemetov Alexander (40), mengisinya dengan menggelar
pesta miras oblosan yang terbuat dari alkohol 95 persen dicampur
dengan air putih diselingi dengan makanan kecil berupa roti.
Á ÁSetelah seusai pesta tersebut, kemudian malamnya mereka
kembali ke kamar mereka masing©masing. Namun sekitar pukul 24.00
Wita reaksi minuman oplosan tersebut bereaksi ke tubuh tujuh ABK
asal Rusia tersebut.
Á ÁAkhirnnya Mr Bagin Anato Anatoly (39) salah satu di antara
tujuh orang korban yang merasakan pertama. Akibat tak tahan menahan
sakitnnya, Bagin Anato Anatoly tewas di tempat kejadian di atas
kapal Capten Kurbatskiy.
Á ÁSementara enam ABK yang ikut pesta miras oplosan tersebut
sekitar pukul 03.00 Wita dini hari baru mengalami hal serupa.
Sementara para ABK lainnya melihat kejadian tersebut saat itu juga
berusaha memberikan pertolongan dengan melarikan para korban ke
RSUD Aboejasin Pelaihari.
Á ÁMengingat kapal mereka saat itu sedang berada di tengah laut,
kemudian para ABK asal Rusia lainnya meminta tolong para nelayan
yang kebetulan lewat kapal mereka untuk mengangkut enam korban
lainnya dengan perahu ke Pelabuhan Asam Asam.
Á ÁSesampai di Muara Asam Asam keenam korban diangkut lagi dengan
mengunakan mobil Carry Menuju RSUD Aboejasin Pelaihari.
Karena sakitnya sudah cukup kritis dan belum sempat diberi
pertolongan medis, Miss Smetanina Olga (36) dan Mr Bagdanov Gennady
(49) meninggal di dalam perjalanan menuju rumah sakit, sementara
Mr Yajuti Evgeny (22) meninggal setelah beberapa saat diberi
perawatan medis di UGD RSUD Aboejasin Pelaihari.ŒÁ ÁSedang tiga orang lainnya yang masih kritis dalam perawatan
intensif oleh para medis di UGD RSUD Aboejasin adalah Miss
Traktirova Olesyai (29), Mr Murzin Anton (27) dan Mr Shemetov
Alexander (40).
Á ÁSementara korban tewas dalam peristiwa tersebut adalah Miss
Smetanina Olga (36), Mr Bagdanov Gennady (49), Mr Bagin Anato
Anatoly (39 ) dan Mr Yajuti Evgeny (22).
Á ÁSementara menurut informasi di lapangan, keempat korban tewas
akan dibawa ke RSUD Ulin Banjarmasin untuk dilakukan autopsi
sebelum diurus administrasi dan pemeriksaan lainnya guna dibawa
pulang ke Rusia untuk dikebumikan.
Á ÁKapolsek Jorong Iptu Kalparis Tolalo membenarkan adanya
peristiwa tewasnya empat orang ABK asal Rusia tersebut. "Karena TKP
berada kurang lebih empat mil dari Desa Muara Asam Asam, maka
penanganan kasus tewasnnya empat ABK asal negara Rusia ini langsung
ditangani Dit Polair Polda Kalsel," ujar Kapolsek. Ã Ãcan/adi

No comments: