Wednesday, April 27, 2011

Serahkan Uang Pengganti Ke PPKAD

BANJARMASINÄ Ä © Beberapa orang terdakwa kasus korupsi Dana Siluman
yang telah menjalani proses persidangan hingga dinyatakan bersalah
dan dijatuhi hukuman menyerahkan uang pengganti kepada pihak
Kejaksaan Negeri (Kejari) Banjarmasin.
Á ÁDari pantauan à ÃMata BanuaÄ Ä, Rabu (27/4) kemarin, Kepala
Kejaksaan Negeri (Kajari) Banjarmasin, Hadi Purwoto SH, melalui
Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Ramadhani SH,
menyerahkan uang sebesar Rp385 juta kepada pihak Dinas Pendapatan
Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (PPKAD) Banjarmasin, yang
dihadiri Kepala PPKAD Banjarmasin, Khairil Anwar bersama dua stafªnya.
Á ÁSebelum menyerahkan uang pengganti dari para terdakwa Dansil,
Ramadhani mengatakan, uang pengganti senilai Rp385 juta itu
merupakan uang yang telah diserahkan para terdakwa, karena telah
memiliki kekuatan hukum yang tetap atau inkrah. "Uang tersebut
mereka serahkan ke PPKAD dan masuk dalam kas daerah Kota
Banjarmasin," jelasnya.
Á ÁMenurutnya dari Rp385 juta itu merupakan uang pengganti yang
telah diserahkan empat orang terdakwa yang sudah menjalani proses
hukum, yakni Akhyadi sebesar Rp120 juta, Wisnu Teguh Rp170 juta,
dan Abdul Aziz Rp45 juta, serta salah seorang terdakwa yang baru
saja menjalani hukuman yakni Noor Ilham sebesar Rp50 Juta.
Á ÁSemua uang pengganti yang diserahkan para terdakwa sebelumnya
juga telah diserahkan ke pihak PPKAD, setelah perkaranya dinyatakan
inkrah atau memiliki kekuatan hukum yang tetap.
Á Á"Untuk uang sebesar Rp50 juta dari terdakwa Noor Ilham,
merupakan hasil dari sita jaminan, dan masih ada dua orang terdakwa
lagi yang saat ini masih tahap proses hukum. Sedangkan uang
pengganti sudah mereka serahkan kepada kita, dan kita simpan di
Bank BPD Kalsel. Kalau hukuman kedua terdakwa nanti telah inkrah
atau memiliki kekuatan hukum, maka uang yang diserahkan kedua
terdakwa akan kita serahkan lagi kepada PPKAD," beber Ramadhani.
Á ÁDikatakannya, saat ini uang pengganti yang diserahkan kedua
terdakwa itu masih disimpan di Bank BPD Kalsel sebesar Rp160 juta,
sedangkan terdakwanya adalah M Yusri alias Ujang Kadut sebesar
Rp100 juta dan A Hamdani Yusran sebesar Rp60 juta.
Á ÁPenyerahan uang pengganti tersebut dilaksanakan di ruang Kasi
Pidsus, yang disertai surat tanda terima yang ditandatangani kedua
belah pihak.
Á ÁSementara itu, Kepala PPKAD Banjarmasin, Khairil Anwar
mengatakan, pihaknya sudah menerima hampir seluruh uang pengganti
dari terdakwa Dansil.
Á ÁDiketahui, beberapa mantan anggota dewan periode 1999©2004
yang menjadi terdakwa kasus korupsi Dansil telah menjalani
persidangan di PN Banjarmasin hingga menjalani kurungan karena
telah dihukum terbukti bersalah.Ã Ã ris/adi

No comments: