Friday, April 29, 2011

Berkas Kasus SMAN 2 Kembali Dikembalikan

BANJARBARUÄ Ä © Berkas tuntutan kasus Kepsek SMAN 2 KA di Kejaksaan
Negeri (Kejari) Banjarbaru harus kembali lagi ke penyidik Tipikor
Polresta Banjarbaru. Kembalinya berkas kasus dugaan pungutan
Penerimaan Siswa Baru (PSB) ini merupakan keduakalinya, setelah
diserahkan penyidik Tipikor Polresta Banjarbaru.
Á ÁSetelah dipelajari tim Kejaksaan Negeri Banjarbaru, berkas
yang semula P©19 masih juga dinyatakan belum lengkap. Kepada
wartawan, Bagus Wicaksono, Kasi Pidsus Kejari Banjarbaru
mengatakan, berkas KA untuk kedua kalinya dikembalikan kepada
penyidik.
Á Á"Kemarin (Senin) berkasnya kita balikkan lagi ke penyidik,"
ujarnya. Bagus mengatakan, setelah mempelajari berkas yang tebalnya
hampir 10 cm itu, unsur©unsur dalam pasal yang disangkakan penyidik
tidak terpenuhi. Pasal yang disangkakan adalah pasal 11 dan 12 UU
No 31 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, tapi unsurªunsurnya tidak terpenuhi," katanya.
Á ÁMenurutnya, penyidik memang memasang dua pasal tersebut untuk
tersangka KA yang dituduhkan melakukan perbuatan tindak pidana
korupsi.
Á ÁKarena unsur©unsur yang dituduhkan dalam pasal 11 dan 12
tersebut tidak terpenuhi, Kejaksaan Negeri Banjarbaru mengembalikan
lagi berkas KA untuk diperbaiki kembali.
Á Á"Petunjuk kita ya harus memenuhi unsur©unsur itu, karena kalau
unsurnya tidak terpenuhi di persidangan nanti kita yang akan
kesusahan," tandasnya. Sementara itu, sumber penyidik di Tipikor
Polresta Banjarbaru memang mengakui pihaknya sudah menerima kembali
berkas tersangka KA untuk kedua kalinya.
Á ÁTersangka KA yang sekarang masih Kepsek SMAN 2 Banjarbaru
diduga menerima uang pungutan tidak resmi dari 86 orang siswa baru
yang masuk ke sekolah tersebut pada awal tahun ajaran tadi.
Berdalih jatah quota bina lingkungan, SMAN 2 Banjarbaru menerima
siswa dengan mewajibkan calon siswa membayar uang sumbangan dengan
kisaran 3©5 juta per siswa.
Á ÁMenariknya dari 86 siswa tersebut juga terdapat 32 siswa
titipan pihak Disdik Kota Banjarbaru kepada pihak sekolah untuk
dimasukkan.
Á ÁInformasinya, penyidik Tipikor Polresta Banjarbaru juga tengah
membidik calon tersangka baru dari Disdik Kota Banjarbaru. Itu
seperti yang pernah diutarakan Kapolresta Banjarbaru AKBP Aby
Nursetyanto beberapa waktu lalu. Ã Ãdio/adi

No comments: