Monday, March 7, 2011

Walikota Panggil H Mukhlis

à Ã
BANJARMASINÄ Ä © Aksi demo yang dilakukan oleh warga Alalak sempat
jadi perhatian Unsur Muspida kota Banjarmasin. Hadir di lokasi
Walikota Banjarmasin H Muhidin, Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol
Drs Hilman Thayib SIK, Danden POM VI/2/ Banjarmasin Letkol
Infanteri Syafrin Rakhman SH, Komandan Kodim 101 Letkol Infanteri
Joni Wijayanto SSos.
Á ÁMereka melakukan negosiasi dengan H Maulana serta pendemo yang
masih bertahan di RT 4 Alalak Tengah, Senin (7/3) sekira pukul
12.21 Wita.
Á ÁSebelumnya pada pukul 10.00 Wita, Kabag Ops Mapolresta
Banjarmasin, Kompol Wahid SIK, Kapolsekta Banjarmasin Utara AKP
Budhi Santoso SP MM dan Kasat Reskrim Mapolresta Banjarmasin Kompol
Suhasto SIK, Kasat Intel dan Kasat Narkoba Kompol Christian Rony
SIK, dan Kasat Lantas AKP Moerdily hanya dipandang sebelah mata.
Á ÁPara pendemo, terus berkeras pimpinan Mapolresta yang datang,
atau H Mukhlis selaku biang. Negosiasi selama dua jam tak
membuahkan hasil, para pendemo juga berkeras akan memasuki kawasan
bansaw CV Antik Prima, tapi terus dihalangi barisan Barakuda
Mapolresta Banjarmasin.
Á ÁSekira pukul 12.30 Wita, Unsur Muspida masuk ke salah satu
rumah warga di RT 4 Alalak Tengah, termasuk juga H Maulana, sayang
dalam rapat kurang lebih 60 menit, para kuli tinta tak diizinkan
masuki.
Á Á"Kita akan memanggil H Mukhlis dahulu, diduga polemik dipicu
akibat ketersinggungan kata masalah di yayasan yang dibentuk oleh
pengusaha perkayuan di Alalak Tengah. Pihak yayasan kurang
transparan," kata Muhidin.
Á Á"Yang akan datang kita akan buat surat perjanjian terikat,
sedangkan perjanjian mereka sebelumnya itu tak mengikat sama sekali
tak ada dasar hukum dari notaris," ucapnya.
Á ÁMenurutnya, seharusnya dana yayasan bisa digunakan untuk
masyarakat, sosial dan pembanguan tempat sosial, dan dilakukan
berdasarkan kesepakatan, hingga tak ada lagi saling curigaªmencurigai.
Á ÁMenurut Maulana, H Mukhlis berjanji membangun sekolah dengan
biayanya sendiri, namun ternyata ia gunakan dana yayasan bersama
sebesar Rp68 juta.
Á ÁKapolsekta Banjarmasin Utara AKP Budhi Santoso SP MM saat
dikonfirmasi Senin malam membenarkan saat pihaknya melakukan
negosiasi dengan H Mukhlis, ia tak mau bansawnya ditutup sementara,
dengan alasan karena banyak buruh yang perlu bekerja di bansaw itu.
à Ãzal/adi

No comments: