Thursday, March 10, 2011

Tertangkap Saat Transaksi

BANJARMASINÄ Ä © Dua tersangka kasus narkoba yang berhasil ditangkap
dan diamankan di Dit Resnarkoba Polda Kalsel, hanya bisa pasrah dan
mengatakan tidak menyangka kalau mereka bakalan berurusan dengan
aparat penegak hukum.
Á ÁKedua tersangka mengaku menyesal telah melakukan perbuatan
melawan hukum, dengan menjadi kurir narkoba yang telah dilarang
dalam UU.
Á ÁNamun sayang, kalimat penyesalan yang keluar dari mulut
keduanya sudah terlambat, setelah anggota Dit Resnarkoba Polda
Kalsel memergoki keduanya telah melakukan transaksi narkoba jenis
sabu©sabu, Rabu (9/3) sekitar pukul 15.00 Wita.
Á ÁAdapun kedua tersangka yakni Gun alias Egon (21) warga Jl
Ampera Ujung RT 15 RW 05 No 163, Kelurahan Basirih, dan Mah alias
Iyan (37) warga Jl Gubernur Soebarjo Gg Flamboyan Ujung RT 06 RW
02, Kelurahan Basirih, Kecamatan Banjarmasin Barat.
Á ÁKeduanya tertangkap tangan oleh petugas saat melakukan
transaksi di pinggir Jl Basirih, Kelurahan Basirih, Kecamatan
Banjarmasin Barat, tepatnya di bawah Jembatan Basirih.
Á ÁSelain mengamankan kedua tersangka petugas juga menyita dua
paket sabu©sabu, satu paket saat transaksi dan satu paket lagi
ketika dilakukan penggeledahan, dan ditemukan satu paket tersebut
di tubuh tersangka Gun.
Á ÁKetika ditemui wartawan, kedua tersangka mengakui perbuatan
mereka yang menjadi kurir narkoba, dengan alasan karena terhimpit
ekonomi, dan sebagai penghasilan tambahan.
Á ÁMenurut mereka, untuk satu paket sabu©sabu itu mereka masingªmasing mendapat upah sekitar Rp20 ribu hingga Rp30 ribu, namun
untuk mendapatkan untung lebih banyak, mereka juga mengambil atau
menyisihkan sedikit isi paketan tersebut.
Á ÁMenurut Gun, barang haram itu ia dapat dari Hendri, warga
Banyiur dengan harga satu paketnya Rp250 ribu, dan ia mendapat upah
sebesar Rp20 ribu dari pemesan. Namun sebelum barang sampai pada
pemesan ia terlebih dulu menyisihkan sedikit satu paket sabu©sabu
itu.
Á Á"Saya beli tempat Hendri warga Banyiur, dan itu hanya paketan
kecil, dan baru tiga kali ini mencari pesanan orang," akunya.
Á ÁDisinggung mengapa ia melakukan perbuatan yang telah dilarang
pemerintah dan agama itu, ia mengaku karena keperluan ekonomi sebab
pekerjaannya sebagai buruh angkut di Pelabuhan Trisakti tidak
mencukupi.
Á Á"Kalau sudah begini kenyataan mau apa lagi, dan saya tidak
menyangka bakal tertangkap," ungkapnya.
Á ÁPerkataan serupa juga keluar dari mulut Mah alias Iyan, yang
juga tidak menyangka kalau dirinya bakal berurusan dengan pihak
penegak hukum.
Á Á"Saya tidak menyangka bakal tertangkap, padahal sebenarnya
bukan kami yang dicari pihak kepolisian, namun karena saat itu kami
transaksi terbuka dan pihak kepolisian melihat akhirnya menangkap
kami berdua," katanya.Ô h) 0*0*0*° ° ÔŒÁ ÁDir Resnarkoba Kombes Pol Agus Budiman Manalu mengakui kalau
pihaknya sudha menangkap kedua tersangka. Keduanya dikenai pasal
114 UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkoba. Ã Ãris/adi

1 comment:

ADMINISTRATOR #1 said...

Salam kenal lah,,,
Jauh2 tang marabahan nah...hiiiiii
....
Di tunggu jalan2x di blog lun ... "D
Pendidikan Untuk Negeri Kita
Netter Kingdom
World Finance
Education Social Network Launch at April 2011
SDN Jejangkit Muara 2 Online

eh satu lagi, mnt request nya donk di kayuh baimai, coz kda tahu ge pbila kopdarnya...
Mahadangi pina lwas banr,, hehehehe

Lwan satu ge lah,, umpat bakawanan nah,, blog pian dah di masukakan di Blog Roll ulun, di Netter Kingdom