Friday, March 18, 2011

Nor Ilham Divonis Satu Tahun

BANJARMASINÄ Ä © Mantan Kabag Keuangan Pemerintah Kota (Pemko)
Banjarmasin, H Noor Ilham yang menjadi terdakwa dalam dugaan kasus
tindak pidana korupsi dana siluman (Dansil) kembali didudukkan di
kursi persidangan Pengadilan Negeri (PN) Banjarmasin.
Á ÁDalam sidang lanjutan yang digelar di ruang Candra PN
Banjarmasin, Kamis (17/3) kemarin, mengagendakan putusan. Isi
putusan hanya dibacakan dengan singkat secara bergantian oleh
majelis hakim yang diketuai, Agung Wibowo SH, bersama dua hakim
anggota Eko Purwanto SH dan Suswanti SH MH.
Á ÁInti dari isi putusan tersebut, majelis hakim menyatakan
terdakwa berdasarkan fakta yang terungkap dalam persidangan,
terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah dan dijatuhi hukuman
selama satu tahun dengan denda sebesar Rp50 juta subsidair selama
dua bulan.
Á ÁDengan demikian hukuman yang diterima terdakwa lebih ringan
enam bulan dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) M Irwan SH cs
yang menuntutnya selama satu tahun enam bulan denda Rp50 juta atau
subsidair enam bulan.
Á ÁMajelis hakim sependapat dengan JPU bahwa terdakwa terbukti
secara sah dan meyakinkan menurut hukum bersalah melakukan tindak
pidana korupsi melanggar pasal 3 jo pasal 18 ayat (1) huruf b UU No
31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi
sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang
Perubahan atas UU No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak
Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke©1, jo pasal 64 ayat (1) KUHP
sebagaimana dalam dakwaan subsidair.
Á ÁMenurut majelis hakim terdakwa memang dinyatakan bersalah, dan
dijatuhi hukuman yang setimpal, namun majelis juga mempunyai
pertimbangan. Hal yang meringankan terdakwa karena ada niat baik,
yakni telah mengembalikan uang sekitar Rp50 juta, dan hal yang
memberatkan terdakwa karena diduga membiarkan terjadinya
pengeluaran dana siluman yang tidak semestinya.
Á ÁSeperti biasanya, terdakwa yang hadir dengan tenang duduk di
kursi pesakitan menjalani proses persidangan, begitu pula ketika
majelis menjatuhkan vonis, terdakwa tetap saja tenang. Bahkan
ketika majelis menanyakan prihal putusan tersebut, terdakwa dengan
tenang menjawab pikir©pikir.
Á ÁDiketahui, terdakwa Noor Ilham alias Anang Ilham merupakan
mantan Kabag Keuangan Pemko Banjarmasin, dan dalam kasus Dansil
jilid IV, Anang Ilham dituding telah menikmati Rp98 juta.
Á ÁSebelumnya, beberapa mantan anggota dewan periode 1999©2004
yang menjadi terdakwa kasus Dansil juga telah menjalani persidangan
di PN Banjarmasin hingga menjalani kurungan karena telah dihukum
terbukti bersalah.Ã Ã ris/adi

No comments: