Wednesday, March 23, 2011

Heboh Paket Misterius Diduga Bom

BANJARMASINÄ Ä © Sebelumnya mungkin tidak terbayangkan oleh masyarakat
Kalimantan Selatan, khususnya Kota Banjarmasin, kalau bom paketan
yang menjadi berita hangat dan sering ditayangkan di televisi,
bakal ada di kota yang dijuluki Seribu Sungai ini.
Á ÁRabu (23/3) pagi kemarin, warga Kelayan B Gg Babussalam RT 1,
Kelurahan Kelayan Timur, Kecamatan Banjarmasin Selatan, digegerkan
dengan ditemukannya sebuah paketan yang diduga adalah bom.
Á ÁPaketan yang diduga kuat bom itu ditemukan di teras rumah
milik warga dengan nomor rumah 29, atas nama H Syaipul alias Ipul,
yang telah ditinggal pemiliknya pergi.
Á ÁTemuan tersebut sontak menjadi perhatian warga yang tanpa
dikomando berdatangan untuk menyaksikan atau melihat langsung,
karena paketan yang diduga kuat bom itu membuat penasaran semua
warga.
Á ÁRasa cemas bercampur penasaran sepertinya ada di hati warga
sekitar yang berdatangan untuk melihat langsung atau secara dekat
paketan tersebut, meski terhalang oleh garis police line yang
terlebih dulu dipasang polisi.
Á ÁBukan hanya warga sekitar saja yang penasaran, wartawan pun
juga penasaran tentang paketan yang diduga kuat bom yang telah
diledakkan tim Gegana Brimob Polda Kalsel.
Á ÁMenurut Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Hilman Toyib, ketika
dikonfirmasi wartawan, setelah diledakkannya paketan itu
mengatakan, paketan itu memang ada unsur bom, dengan daya ledak
ringan.
Á Á"Untuk sementara unsur©unsur ini mengarah ke bom, namun
ditelusuri dan diselidiki, bentuknya seperti kotak dan terdapat
cairan, semacam digunakan untuk bom ikan," katanya
Á Á"Dengan adanya kejadian seperti ini kita mengharapkan kepada
warga untuk selalu dan tetap waspada dengan melakukan sistem
kamtibmas atau siskamling, untuk mencegah adanya teror©teror
semacam ini," ungkapnya.
Á Á "Saya berterima kasih pula kepada tim Gegana yang sudah
mengambil langkah baik, karena tindakan seperti inilah yang kita
harapkan setelah dihubungi kemudian dengan cepat datang dan
melakukan sterilisasi hingga dilakukan peledakan," paparnya.
Á ÁDisinggung mengenai paketan yang diduga kuat bom itu, ada
kaitannya dengan para teroris atau kejadian di Jakarta, ia
mengatakan masih dilakukan pendalaman, karena paketan tersebut
tidak ada alamat tujuan serta motifnya.
Á Á"Kita belum bisa mengambil kesimpulan, semuanya perlu
pendalaman lagi terkait dengan adanya paket itu, dan saya berharap
semoga tidak ada kaitannya dengan kejadian di Jakarta," jelasnya.
Á ÁSedangkan paket yang diduga kuat bom itu pertama berada di
samping kiri teras rumah menuju pintu utama. Orang yang pertama
kali menemukan adalah anak pembantu penghuni rumah tersebut bernamaÔ h) 0*0*0*° ° Ô Rustam (35), sekitar pukul 07.30 Wita.
Á ÁMenurut Rustam, di rumah No 29 RT 1 Gg Babussalam Kelayan B,
yang telah ia tempati bersama ibunya merupakan milik H Syaipul
alias Ipul. Ia bersama ibunya dipercayakan untuk mendiami atau
merawat rumah tersebut, karena pemiliknya sering pergi keluar kota.
Á ÁSaat itu Rustam membuka pagar untuk mengambil cucian di
rumahnya yang jaraknya cukup dekat, kemudian matanya tertuju ke
teras samping sebelah kiri dan melihat paketan tergeletak di teras
bawah.
Á ÁBegitu ia dekati ternyata paketan tersebut seperti kotak
dibungkus lakban dan di sela©sela lakban terlihat kabel warna merah
dan hitam yang membuat Rustam melapor kepada ketua RT.
Á Á"Melihat ada kabelnya kemudian saya langsung melapor kepada
ketua RT, dan kemudian mengasih tahu ibu saya yang masih berada di
dalam," katanya.
Á Á"Saya tidak berani menyentuh benda tersebut, karena takut
kalau meledak," ungkapnya.
Á ÁSementara menurut Samsidah, ibunya Rustam, kalau ia tahu ada
paketan yang diduga bom itu setelah dikabari sang anak, kemudian ia
mencoba untuk melihat namun dilarang, karena takut kalau bom
benaran dan bisa meledak.
Á Á"Saya saat itu masih di dalam rumah, karena saya tidak enak
badan, kemudian dikasih tahu anak saya ada paketan diduga bom, dan
ketika saya mau melihat dilarang anak saya, karena khawatir,"
akunya.
Á ÁHingga saat ini masih belum jelas paketan yang diduga bom
tersebut, baik itu tujuan atau indikasi, maupun motifnya, namun
kepada masyarakat diharap tetap terus waspada.
Á ÁInformasi didapat H Syaipul alias Ipul pemilik rumah tersebut
merupakan tokoh kuat agama Islam yang memiliki wisma HSN Azzahra di
Kompleks Al©Habsy di kawasan Jl HM Arsyad Tanah Abang, Jakartaà Ã.
ris/adi

No comments: