Friday, February 11, 2011

Tawab Akhirnya Kesandung Juga

BANJARMASIN © Salah satu bandar besar narkoba di Banjarmasin, Sur
alias Tawab yang selama ini dikenal licin, akhirnya kesandung juga
dengan barang bukti puluhan gram sabu. Tawab (51) tertangkap aparat
Sat I Dit Resnarkoba Polda Kalsel di rumahnya Jl Pangeran Antasari
Gg Penghulu RT 20 No 40 Kelurahan Pekapuran Laut Kecamatan
Banjarmasin Tengah, Selasa (8/2) sekitar pukul 21.00 Wita.
Á ÁKamis (10/2), Dir Resnarkoba Kombes Pol Agus Budiman Manalu
melalui Kasat I AKBP Made Wijana mengakui penangkapan tersebut.
"Penangkapan Tawab setelah petugas kita yang dipimpin AKP Dony Eka
Putra melakukan pengembangan dari para tersangka sebelumnya yang
terlebih dahulu diamankan," tutur Made.
Á ÁTawab yang beberapa tahun lalu pernah lepas kasus narkoba,
karena barang bukti pil yang diduga ineks ternyata bukan ineks
asli, tak bisa berkilah lagi.
Á ÁDi garasi mobilnya, petugas menemukan tiga paket sabu dengan
berat kotor 15,17 gram (bersih 14,63 gram), selembar tisu, empat
butir ineks warna coklat logo 'K' dengan berat 1,46 gram.
Á ÁUniknya, petugas juga menemukan barang bukti lain di septic
tank rumah tersangka Tawab, yakni satu paket sabu dengan berat
kotor 0,43 gram (bersih 0,25 gram).
Á ÁTurut disita juga sebuah Hp merk Nokia C5 dan sebuah Hp Nokia
1202 milik Heru.
Á ÁHeru (30), warga Jl A Yani Km 30,5 RT 06 RW 02 Guntung Payung
Banjarbaru sebelumnya ditangkap beberapa waktu sebelumnya sekitar
pukul 18.15 Wita di pinggir jalan depan gerbang kampus Unlam
Banjarbaru.
Á ÁDari pengakuan Heru inilah asal barang haram yang ada di
tangannya itu diketahui berasal dari Tawab.
Á ÁSebelum dilakukan penangkapan terhadap Heru, polisi sudah
menangkap Mar alias Yana.
Á ÁDilakukanlah pengembangan kasus dengan jalan memancing Heru.
Polisi penyamar memesan sabu 5 gram dari Heru. Pemancingan
dilakukan sejak pukul 12.15 siang itu. Mulanya Heru menyuruh
pembeli supaya bertransaksi di Astambul, Kabupaten Banjar, namun
tersangka tak datang©datang.
Á ÁSekitar pukul 15.00 Wita, Heru memberitahu kalau ia masih di
Km 7 Kertak Hanyar sehingga tak bisa mengantar sabu ke Astambul.
Selanjutnya, lokasi transaksi disepakati di depan Unlam Banjarbaru.
Á ÁHeru kemudian datang menggunakan mobil Honda Jazz warna biru
DA 7327 BC. Tak membuang waktu lama, petugas langsung menyergap dan
menggeledah sehingga ditemukan di dalam mobil tersangka 15 paket
sabu dengan berat 19,59 gram (berat bersih 17,25 gram). Selain itu
disita juga 32 butir ineks logo 'Bintang' dengan berat kotor 9,26
gram atau berat bersih 8,9 gram.
Á ÁTertangkapnya Tawab dan Heru, bermula dari Selasa (8/2)
sekitar oukul 11.30 Wita, polisi memperoleh informasi bahwa akan
ada transaksi narkoba di sebuah rumah di Jl A Yani Km 53 Desa
Sungai Aning RT 02 RW 01 Kelurahan Danau Salak, Kecamatan Astambul,
Kabupaten Banjar.
Á ÁNamun, polisi tak menemukan transaksi dan hanya menemukan
pemilik rumah, Iri alias Iri Naga (39). Namun, ketika diinterogasi,
Iri akhirnya mengaku dan menyuruh istrinya, Mar alias Yana (35)
menunjukkan lokasi penyimpanan enam paket sabu dengan berat kotorÔ h) 0*0*0*° ° Ô 1,82 gram (bersih 0,62 gram).
Á ÁDari pengakuan pasutri inilah petugas mengetahui nama Heru,
selaku pemasok narkoba. Heru sendiri mengakui, barang haram berasal
dari Tawab.
Á ÁPara tersangka menurut Made adalah merupakan jaringan narkoba.
"Bahkan, disinyalir, jaringan Tawab ini hingga ke Kalteng. Kami
masih akan terus mengembangkan kasus ini," cetus Made.
Á ÁPara tersangka dikenakan pasal 114 UU No 35 Tahun 2009 tentang
Narkotika dengan ancaman hukuman seumur hidup. Ã Ãadi

No comments: