Monday, February 7, 2011

Tangisan Trauma Penumpang Marina

BANJARMASINÄ Ä © Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, dipenuhi oleh tim SAR
berseragam oranye, saat dilakukan evakuasi sekira 202 penumpang KM
Marina Nusantara, Minggu (6/2) sekira pukul 21.30 Wita.
Á ÁSatu kapal Dit Polair Mapolda Kalsel menurunkan sebanyak 31
orang penumpang, malam itu.
Á ÁKamlia (31), warga Surabaya, Jawa Timur (Jatim), yang baru
satu kali naik kapal laut, hanya bisa lemas dengan beberapa koper
di sampingnya, sambil sesekali matanya, melihat kapal bantuan
datang, apakah suaminya Agus (35), ada di dalam kapal SAR yang tiba
di dermaga.
Á Á"Saya baru menginjakkan kaki di Banjarmasin Kalimantan
Selatan, rencananya mau ke Binuang ikut suami mencari kerja. Saat
tiduran kapal terasa ada oleng ke arah kanan, dan banyak ABK
berlarian. Saya jadi takut dan kami semuanya dikasih jaket
plampung, agar cepat dipakai. Semua penumpang panik Mas," katanya
menyeka air matanya.
Á ÁBegitu juga dengan Hutamah (40), warga Marabahan Batola.
Perantau dari Trenggalek ini, bersama anaknya Nanda (8), terus saja
menangis sejadinya saat menginjakkan kakinya di dermaga, dipapah
beberapa petugas SAR. "Mana bapak ibu," sela anaknya yang juga
menangis.
Á ÁSaat turun dari kapal SAR Basarnas, bersama 60 penumpang
lainnya, Raniyah (29), juga menangis dengan anak prianya Ais Ariska
(1). "Gelombang sangat besar sekira 5 meter, semua penumpang panik,
kami trauma. Waktu sangat singkat dari Surabaya, tak ada gelombang
saat berangkat. Di tengah perjalanan angin kencang diiringi
gelombang datang," ucapnya terisak.
Á Á"Awal petaka itu, kapal kami sempat kandas, semua panik, mesin
kapal mendadak mati. Posisi kapal sudah terlihat daratan. Kapal
nyaris karam, air banyak masuk kapal," ujar Antung Sri Yulia Wati
(53), warga Kapuas Kalteng, yang juga menunggu suaminya Bambang
Isukadi (49).
Á ÁRiana (30), warga Jl Trans Kalimantan Barito Kuala, mengaku
pulang dari Malang. "Kenapa kapal tak nyampai©nyampai, padahal jam
sudah lewat seperti yang dikatakan nakhoda sekira 8 jam lebih kapal
bisa tiba di Trisakti. Sedangkan kami sudah 10 jam lebih belum
sampai. Saat ke geladak ternyata ada yang bilang kapal bocor,"
isaknya.
Á ÁEvakuasi kedua tiba sekira pukul 23.57 Wita, dan ada 23
penumpang tiba dengan selamat, dua orang terpaksa dilarikan ke
mobil ambulan karena sakit. Pada Senin (7/2) pukul 00.21 Wita,
kapal SAR Harbour membawa 66 penumpang, 56 dewasa dan 10 anak©anak.
Kemudian, sekira pukul 00.21 Wita, kapal Badan SAR Nasional tiba
dengan 54 penumpang, plus dua orang sakit.
Á ÁTerakhir pada pukul 01.30 Wita ada sekira 111 penumpang dari
atas kapal very B Utama 02 KS/BU GS.87/09.09. Di kapal itu hanya
ada satu penumpang yang dievakuasi karena sakit bernama HamidiÔ h) 0*0*0*° ° Ô (31). Tak ada korban nyawa. Ã Ãzal/adi

No comments: