Wednesday, February 16, 2011

PPI Diduga Bermasalah?

MARTAPURA Ä Ä© Kondisi Pusat Pelelangan Ikan (PPI) yang terletak di
Kecamatan Aluh Aluh Kabupaten Banjar kini mulai memprihatinkan.
Terlihat mulai banyak kerusakan yang terjadi pada bangunan
proyeknya yang menggunakan sistem sharing antara kabupaten dan
provinsi.
Á ÁDari pengamatan, khusus untuk kegiatan yang menggunakan dana
provinsi melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kalsel, yakni
berupa pembangunan dermaga terkesan tidak profesional. Sebab, pada
proyek pembangunan dermaga termasuk jembatan penghubung ke tempat
pelelangan, lantai yang berupa semen tersebut sudah mulai
terkelupas dan menampakkan material batu kerikil.
Á ÁTidak hanya itu, pemasangan tiang pancang juga terlihat tidak
sempurna, ada tiang pancang yang terlihat miring dan hampir ambruk.
Keberadaan tiang pancang tersebut terlihat sangatlah berbahaya bagi
para pengguna angkutan air, lantaran jika terjadi air pasang maka
tiang pancang tersebut akan tertutupi air, sehingga rawan tertabrak
kapal (kelotok/jukung) yang melintas.
Á ÁAnehnya, ketika sejumlah wartawan mengkonfirmasikan hal ini,
Fajar, PPTK proyek pemasangan tiang pancang di PPI mengaku kalau ia
tidak tahu siapa kontraktor pelaksana kegiatan tersebut.
Á Á"Saya tidak tahu kontraktornya, bapak kepala dinas (Prof DR
Isra©red) yang tahu," katanya kepada sejumlah wartawan ditemui di
kantor DKP Kalsel yang berada di belakang Taman Idaman Banjarbaru.
Á ÁBertolak belakang dengan ketidaktahuan itu, Fajar justru
mengungkapkan secara gamblang kalau proyek tersebut proyek tahun
2010, khususnya tiang pancang di sekitar dermaga PPI.
Á ÁMengenai isu bahwa proyek tersebut saat pertama dilelangkan
sebenarnya bernilai Rp1,8 miliar, dengan desain cor semen ready
mix, namun karena kurang lobi di pusat akhirnya dana yang turun
hanya sekitar Rp800 juta, Fajar dengan tegas membantah hal
tersebut.
Á Á"Anggarannya sekitar Rp800 juta lebih. Semuanya sesuai
rencana, sesuai desain yang kita berikan," ungkap pria yang
menjabat sebagai salah satu staf di Bidang P Tangkap DKP Kalsel
ini.
Á ÁUntuk tiang pancang yang miring, ia berjanji akan meminta
pihak pelaksana untuk memperbaiki. Sebab proyek masih dalam tahap
pemeliharaan.
Á Á"Kalau kontraktornya saya tidak tahu," katanya sekali lagi
ketika didesak sejumlah awak media.
Á ÁDari informasi yang berhasil dihimpun koran ini menyebutkan,
proyek pemasangan tiang pancang tersebut dilaksanakan oleh CV PP
yang beralamat di Jl A Syahriani Pelaihari. Ã Ãsup/adi

No comments: