Wednesday, February 16, 2011

Kepala BKD Kota Banjarmasin Dimintai Keterangan

BANJARMASIN Ä Ä© Kejaksaan Negeri (Kejari) Banjarmasin terus
menggenjot dua kasus dugaan tindak pidana korupsi pada Dinas Pasar
Kota Banjarmasin dan Perusahaan Daerah Kayuh Baimbai.
Á ÁBahkan hingga Rabu (16/2), sudah beberapa orang saksi dimintai
keterangan terkait perkara dugaaan korupsi tersebut, di antaranya
dua orang saksi yang hadir memenuhi panggilan adalah, Kepala Badan
Keuangan Daerah (BKD) Kota Banjarmasin, Akhmad Safri Azmi dan staff
manajemen keuangan dari Perusahaan Daerah Kota Banjarmasin, Agus.
Á ÁDari dua orang saksi yang ini, penyidik melakukan pemeriksaan
atau memintai keterangan terkait kasus dugaan korupsi pada Dinas
Pasar dan Perusda Kayuh Baimbai Kota Banjarmasin.
Á ÁKepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) M Irwan SH,
membenarkan kalau pihaknya telah memanggil dua orang saksi untuk
dimintai keterangannya terkait dugaan kasus korupsi.
Á Á"Memang benar kita telah panggil dua orang saksi lagi untuk
dimintai keterangannya. Satu orang dari staf manajemen keuangan
pada Perusda Kayuh Baimbai, bernama Agus. Ia telah diperiksa jaksa
Ramadhani," katanya.
Á Á"Sedangkan satunya lagi adalah Kepala BKD Kota Banjarmasin,
yakni Akhmad Safri Azmi, dan yang memeriksanya saya sendiri,"
ungkapnya.
Á ÁIa mengaku belum bisa menguraikan terkait pemeriksaan yang
telah dilakukan, namun yang jelas seputar permasalahan dugaan kasus
korupsi yang mereka tangani.
Á Á"Mengenai materi pemeriksaan kami tidak bisa jelaskan, namun
kedua saksi yang dimintai keterangan berhubungan dengan kasus
dugaan korupsi tersebut," katanya lagi.
Á ÁUntuk Akhmad Safri Azmi, lanjutnya, karena ia merupakan Kepala
BKD Kota Banjarmasin yang menerbitkan surat permintaan pencairan
dana (SP2D) perjalanan dinas.
Á ÁBegitu pula dengan Agus, yang menjabat sebagai staf keuangan
manajemen pada Perusda Kayuh Baimbai Kota Banjarmasin, yang
kemungkinan mempunyai atau mengetahui keadaan pembukuan.
Á Á"Selain pemeriksaan terhadap saksi Kepala BKD Kota
Banjarmasin, juga mengenai alat bukti," bebernya.Á < Á
Á ÁDisinggung apakah akan ada tersangka baru, M Irwan mengatakan
saat ini tersangkanya masih yang semula belum ada perubahan ataupun
penambahan tersangka.
Á ÁDari pantauan à ÃMata BanuaÄ Ä, Kepala BKD Kota Banjarmasin, Akhmad
Safri Azmi, tengah berada di ruang Kasi Pidsus, dan ketika
meninggalkan ruang tersebut, ia mengatakan hanya memberikan
keterangan terkait dugaan kasus korupsi pada Dinas Pasar Kota
Banjarmasin.
Á ÁNamun ketika ditanya ada berapa pertanyaan yang dilontarkan
serta apa saja yang telah ia jelaskan kepada jaksa, ia tidak mau
berkomentar karena menurutnya itu sifatnya intern.
Á Á"Saya tidak bisa memberikan penjelasan, namun intinya saya
datang ke Kejari Banjarmasin untuk memberikan keterangan terkait
dugaan kasus korupsi pada Dinas Pasar Kota Banjarmasin," katanya
sambil berlalu pergi.
Á ÁUntuk kasus Dinas Pasar Kota Banjarmasin, tersangka masih dua
orang yakni Kepala Dinas Pasar Banjarmasin berinisial SD dan
bawahannya yang menjabat sebagai Pejabat Pembuat Teknik KegiatanÔ h) 0*0*0*° ° Ô (PPTK) berinisial MM.
Á ÁBegitu pula dengan masalah Perusda Kayuh Baimbai, yang masih
dalam pemeriksaan saksi©saksi yang tersangkanya Direktur Perusda
Kayuh Baimbai berinisial MH.Ã ÃÄ Ä
Á ÁSedangkan perkara gratifikasi di KPU Kota Banjarmasin, dan
tersangkanya masih satu berinisial GF pegawai PT Yusindo Sidoarjo
sebagai pemenang lelang pengadaan surat suara di KPU Banjarmasin.
Kasus ini sudah dalam pemberkasan dan masih diteliti atau diperiksa
ulang oleh jaksa penyidik, dan dalam waktu dekat berkas tersebut
akan dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Banjarmasin. Ã Ãris/adi

No comments: