Tuesday, February 8, 2011

H Mukhlis Belum Datang

BANJARMASINÄ Ä © Dir Reskrim Kombes Pol Mas Guntur Laupe dikonfirmasi,
Selasa (8/2) mengatakan, H Muhklis sudah ia undang secara lisan,
namun belum bisa datang.
Á Á"Mungkin besok ia datang," ujar Guntur dalam pesan singkat
(SMS) kepada wartawan, kemarin.
Á ÁGuntur mengatakan sebelumnya, ia perlu mengkonfirmasi langsung
ke H Mukhlis terkait pelaksaaan isi kesepakatan antara H Mukhlis
dan H Maulana yang pertemuannya dahulu difasilitasi oleh Dir
Reskrim serta Kapolresta.
Á ÁIa terkejut ketika ada informasi bahwa H Mukhlis diduga belum
melaksanakan kesepakatan perdamaian di Alalak, seperti membentuk
yayasan serta memberikan kontribusi untuk pembangunan Alalak.
Á ÁSewmentara itu di Alalak, warga yang coba menelusuri apakah
yayasan yang mengelola kontribusi pengusaha kayu sudah terbentuk
atau tidak, masih belum menemukan fakta yang konkrit.
Á ÁSebab, pihak H Mukhlis sendiri belum menunjukkan akta notaris
pendirian yayasan.
Á ÁHerman salah satu warga mengatakan, ia sempat menjumpai H
Wardi yang menurut informasi adalah bendahara yayasan yang dibentuk
H Mukhlis. "Namun, H Wardi mengatakan, memang dia sempat menjadi
bendahara, namun masalah keuangan ia tidak memegang, karena sudah
diserahkan ke Yamin. Menurut H Wardi, dia memiliki banyak
kesibukan, namun ia mengaku sudah menyetorkan kontribusi Rp5.000
per meter kubik," jelasnya.
Á ÁSedangkan warga lainnya, Umar Bakri menambahkan, ia sudah
menemui H Muhklis dan menurut keterangan H Muhklis, yayasan sudah
dibentuk dengan ketuanya Alariansyah, dibantu H Mukhsin dan H Gawi
dan lain©lain. Yayasan kabarnya diberi nama Yayasan Alalak Besar.
Á Á"Kalau menurut H Mukhlis, yayasan sudah dibentuk, namun kami
belum melihat akta notaris pembentukan yayasan," cetusnya.
Á ÁMenurut H Maulana, pihaknya yang terikat kesepakatan dengan H
Mukhlis merasa perlu melihat akta notaris pendirian yayasan
sehingga ada kejelasan tentang upaya membangun Alalak.
Á Á"Kalau yayasan memang resmi, kan kita sebagai warga bisa
memperoleh kejelasan tentang dana yang terkumpul dan bisa
melanjutkan pembangunan sarana pendidikan, ibadah dan lain©lain
untuk kemajuan Alalak," paparnya.Á - Á
Á ÁKesepakatan yang difasilitasi Dir Reskrim 13 Oktober 2010
lalu, menurut H Imau semestinya dihormati, sehingga situasi dan
kondisi di Alalak bisa kondusif. Polda sempat turun tangan
menengahi masalah di Alalak, ketika ada gelagat tidak baik bakal
terjadi bentrok dua kekuatan massa yang saling berseberangan.
Á ÁDisinyalir dari sumber di Alalak, ada dua kali H Muhklis
mendatangkan kayu log, yakni pertengahan Januari serta pekan
terakhir Januari. H Muhklis, warga Jl Sultan Adam Banjarmasin Utara
akan memberikan kontribusi ke wilayah Alalak sebesar Rp15.000 per
meter kubik setiap kedatangan kayu yang mana digunakan untuk
pembangunan sarana ibadah, pendidikan dan sebagainya.
Á ÁSelanjutnya, kontribusi akan dikelola oleh yayasan yang akan
dibentuk empat hari setelah kesepakatan. Ã Ãad

No comments: