Monday, February 7, 2011

Dir Reskrim Bakal Panggil H Mukhlis

BANJARMASINÄ Ä © Dir Reskrim Kombes Pol Mas Guntur Laupe terkejut
ketika ada informasi bahwa H Mukhlis diduga belum melaksanakan
kesepakatan perdamaian di Alalak, seperti membentuk yayasan serta
memberikan kontribusi untuk pembangunan Alalak.
Á Á"Saya tidak tahu kalau diduga ada dua kali H Mukhlis
mendatangkan kayu sejak awal Januari ini. Terus mengenai belum
dibentuknya yayasan untuk mengelola kontribusi itu juga belum saya
ketahui. Nanti saya akan cek dan sekalian panggil H Mukhlis," ujar
Mas Guntur, Senin (7/2).
Á ÁMenurutnya, disayangkan kalau isi kesepakatan antara H Muhklis
dengan H Maulana tidak dilaksanakan dengan baik, karena hal itu
justru berdampak negatif bagi usaha H Muhklis sendiri ke depannya.
Á ÁKesepakatan yang difasilitasi Dir Reskrim 13 November 2010
lalu, semestinya dihormati, sehingga situasi dan kondisi di Alalak
bisa kondusif. Polda sempat turun tangan menengahi masalah di
Alalak, ketika ada gelagat tidak baik bakal terjadi bentrok dua
kekuatan massa yang saling berseberangan.
Á ÁDisinyalir dari sumber di Alalak, ada dua kali H Muhklis
mendatangkan kayu log, yakni pertengahan Januari serta pekan
terakhir Januari.
Á ÁDikonfirmasi terpisah, H Maulana juga menyayangkan jika benar
telah dua kali H Mukhlis mendatangkan kayu, namun isi kesepakatan
yang telah mereka buat, ternyata belum direalisasikan.
Á Á"Kita pernah mengkonfirmasi ke Polda pada Desember 2010 lalu,
apakah yayasan sudah dibentuk ataukah belum. Dijelaskan oleh Kanit
Ilog Kompol Suharso, susunan pengurus sudah disusun. Namun, kami
belum melihat adanya akta notaris pendirian yayasan. Sampai
sekarang, kami belum juga memperoleh penjelasan," ungkap pria yang
kerap disapa H Imau ini.
Á ÁMenurutnya, yayasan itu penting, karena yayasan nantinya yang
akan mengelola kontribusi dari setiap masuknya kayu dari H Mukhlis
ke Alalak, demi menunjang kegiatan pembangunan sarana ibadah,
pendidikan dan sebagainya di kawasan itu.
Á ÁBerdasar kesekapatan 13 November 2010 di Polda Kalsel, H
Muhklis, warga Jl Sultan Adam Banjarmasin Utara akan memberikan
kontribusi ke wilayah Alalak sebesar Rp15.000 per meter kubik setia
kedatangan kayu yang mana digunakan untuk pembangunan sarana
ibadah, pendidikan dan sebagainya.
Á ÁSelanjutnya, kontribusi akan dikelola oleh yayasan yang akan
dibentuk empat hari setelah kesepakatan.
Á Á"Jika ini belum juga dilaksanakan, maka semestinya H Muhklis
bisa menghormati isi kesepakatan, karena itulah tata krama yang
baik sebagai orang atau pengusaha yang berusaha di Alalak,"
bebernya.
Á ÁH Imau mengaku cukup sedih, karena sebelumnya juga,
pembangunan TK di RT 02 Alalak Tengah sempat terlambat satu
setengah bulan. "Semoga saja ada niat baik dari H Muhklis, karena
ini demi pembangunan di Alalak juga," harapnya. Ã Ãadi

No comments: