Sunday, February 13, 2011

Berkas KPU Dalam Pemeriksaan

BANJARMASIN Ä Ä© Tiga kasus dugaan korupsi yang telah ditangani
Kejaksaan Negeri (Kejari) Banjarmasin, hingga saat ini masih dalam
tahap pemeriksaan saksi©saksi.
Á ÁNamun salah satu dari tiga perkara tersebut yang telah
dinyatakan tahap pemberkasan dalam waktu dekat akan diserahkan ke
Pengadilan Negeri (PN) Banjarmasin.
Á ÁKarena menurut Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) M Irwan SH,
berkas kasus dugaan gratifikasi pada KPU Kota Banjarmasin yang
telah tahap pemberkasan sudah pada jaksa penyidik dan dilakukan
pemeriksaan atau diteliti ulang.
Á Á"Berkas sudah rampung dan telah kita serahkan pada jaksa
penyidik, mudah©mudahan dalam waktu dekat sudah bisa diserahkan ke
PN Banjarmasin," katanya.
Á ÁDisinggung mengenai dua perkara dugaan korupsi lain, Irwan
mengatakan masih seperti yang dulu dan belum ada perkembangan yakni
tahap pemeriksaan saksi©saksi.
Á ÁDikatakannya bahwa dalam menangani perkara dugaan korupsi ini,
pihaknya tidak bisa terburu©buru, apalagi perkara lain juga mesti
harus dikerjakan.
Á Á"Memang maunya kita akhir bulan Januari tadi perkara dugaan
korupsi yang telah kita tangani sudah rampung, tetapi tugas dan
pekerjaan lainnya juga harus kita selesaikan," ungkapnya.
Á ÁUntuk kasus Dinas Pasar Kota Banjarmasin, lanjutnya,
rencananya akan dilakukan pemeriksaan pada tersangka, namun karena
disuruh harus meneliti kembali mengenai alat bukti, akhirnya
pemeriksaan tersangka ditunda.
Á ÁDan rencananya sembilan orang saksi yang telah diperiksa untuk
dimintai keterangan kemungkinan akan bertambah.
Á ÁDiketahui satu perkara telah tahap pemberkasan yakni masalah
dugaan gratifikasi di KPU Kota Banjarmasin, dan tersangkanya masih
satu berinisial GF pegawai PT Yusindo Sidoarjo, sebagai pemenang
lelang pengadaan surat suara di KPU Banjarmasin.
Á ÁSedangkan dua perkara dugaan korupsi lainnya, yakni Dinas
Pasar Kota Banjarmasin dan Perusda Kayuh Baimbai masih dalam tahap
pemeriksaan saksi©saksi.
Á ÁKetiga perkara dugaan korupsi yang telah Kejari Banjarmasin
tangani belum ada tersangka baru, namun tidak menutup kemungkinan
akan bertambahnya tersangka.
Á ÁUntuk kasus Dinas Pasar Kota Banjarmasin, tersangka masih dua
orang yakni Kepala Dinas Pasar Banjarmasin berinisial SD dan
bawahannya yang menjabat sebagai Pejabat Pembuat Teknik Kegiatan
(PPTK) berinisial MM.
Á ÁBegitu pula dengan masalah Perusda Kayuh Baimbai, yang masih
dalam pemeriksaan saksi©saksi yang tersangkanya Direktur Perusda
Kayuh Baimbai berinisial MH. Ã Ãris/adi

No comments: