Wednesday, February 9, 2011

Ada Ketersinggungan, Alalak Memanas

BANJARMASIN © Diduga kuat karena kurang terbukanya pihak H Mukhlis
terhadap pihak H Maulana soal pembentukan yayasan, termasuk
kontribusi dana ke yayasan, membuat Alalak kembali memanas.
Á ÁRabu (9/2), H Maulana atau yang kerap disapa H Imau
mengatakan, semestinya H Mukhlis beritikad baik merealisasikan
hasil kesepakatan 13 Oktober 2010 lalu, di mana ia membentuk
yayasan empat hari setelah kesepakatan, serta memberikan kontribusi
Rp15 ribu tiap meter kubik kayu yang didatangkannya.
Á Á"Tapi, kita menyayangkan, ketika pihak kami selaku pihak yang
terlibat kesepakatan meminta penjelasan, namun, sepertinya tidak
begitu digubris. Namun, ketika Dir Reskrim meminta penjelasan,
justru H Mukhlis menjelaskannya. Dalam hal ini, kami sepertinya
tidak dihormati, dan kami merasa tersinggung," kata H Imau serius.
Á ÁIa memberikan batas waktu kepada pihak H Mukhlis memberikan
penjelasan kepada pihaknya, sampai hari Minggu (13/2).
Á Á"Jika sampai hari Minggu tidak juga ada penjelasan mengenai
yayasan dan kontribusi ke yayasan, maka kami akab bergerak Senin
(14/2). Terserah, bagi pihak lain yang ingin membela H Mukhlis,"
paparnya.
Á ÁMenurutnya, kesepakatan tersebut semestinya dihormati, karena
hal itu demi kemajuan Alalak sendiri. "Yayasan itu kan mulia, dan
kontribusi justru buat kepentingan pembangunan sarana ibadah,
pendidikan dan lain©lain. Nah, kalau yayasannya tidak jelas,
kemudian kontribusinya tidak jelas, lalau bagaimana nasib Alalak,"
ingatnya.
Á ÁSementara itu, Kombes Pol Mas Guntur Laope, Dir Reskrim Polda
Kalsel mengatakan, kalau H Muhklis sudah datang Rabu (9/2).
Á Á"Ada beberapa bukti yang disampaikan H Mukhlis soal penyaluran
dana serta yang terhimpun. Kita berharap ini bisa juga
diberitahukan pada warga juga agar tidak menimbulkan
kesalahpahaman," ungkapnya.
Á ÁSaat ini katanya, sesuai pengakuan H Muhklis, dana terhimpun
memang ada dari kayu pertama datang berjumlah Rp20 juta lebih, dan
tahap kedua terhimpun Rp60 juta lebih.
Á ÁAdapun membangun yayasan, dana untuk membangun sekretariat
belum cukup. Namun, sudah ada realisasi bantuan untuk warga yang
mendapat musibah kematian. Adapun yayasan masih berjalan akan
dibentuk. Ã Ãadi

No comments: