Monday, January 17, 2011

Pasutri Simpan Sabu

BANJARMASINÄ Ä © Pasangan suami istri (pasutri) ini sebenarnya baru
saja menikah. Namun, masa©masa indah mereka berdua bakal banyak
dihabiskan dalam pejara ke depannya.
Á ÁYa, pasutri dengan inisial Alfi (44) dan Noor (22), warga Jl
Kampung Melayu Gg Jambu RT 1, Banjarmasin Tengah ini tertangkap
secara terpisah oleh petugas Ditresnarkoba Polda Kalsel, Jumat
(14/1) malam akibat menyimpan lima paket sabu seberat 1,31 gram.
Á ÁInformasi terhimpun, pertama tertangkap adalah Alfi di tepi Jl
A Yani Km 9, Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar.
Á ÁAlfi kedapatan menyimpan sabu di bawah sandalnya. Ketika
dikembangkan, polisi mengetahui kalai istri tersangka juga
telribat, sehingga dilakukan penyamaran.
Á ÁDi rumah Noor, istri muda Alfi, petugas lagi©laghi menemukan
empat paket sabu yang tersimpan di samping pintu rumah.
Á ÁDari pengakun Noor, ia hanya bertugas mengambilkan barang
tersebut setelah ada pesan singkat di Hp yang menyuruhnya untuk
mengantarkan sabu tersebut. "Namun, sebelum diambil, keburu polisi
datang," akunya.
Á ÁDiakui Alfi, bisnis sabu baru dilakoninya sebulan. Keuntungan
tiap satu gram sabu adalah sekitar Rp500 ribu. Ia menambahkan, ia
membeli satu gram sabu seharga Rp2 juta, kemudian dibagi©bagi ke
dalam paketan kecil hingga 20 paket.
Á ÁMenurutnya, sabu yang ia peroleh didapat dari Tangki, warga
Hulu Sungai Selatan (HSS). Pria beranak lima ini membela bahwa
istri mudanya itu tidak terlibat bisnis sabu. "Selama berbisnis,
baru kali ini istri saya tahu," ucap sopir angkot ini.
Á ÁSementara, Kasubid II Direskoba Polda Kalsel AKBP Jimmy A Anes
mengakui pihaknya telah menangkap kedua tersangka. Pasangan ini
dijerat dengan pasal 132 ayat (1) sub pasal 114 ayat (1) sub pasal
112 ayat (1), UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ã Ãadi

No comments: