Monday, January 17, 2011

Oknum Polres HST Acungkan Pistol

BANJARMASIN © Emosi hanya karena masalah warisan, seorang oknum
polisi anggota Polres Hulu Sungai Tengah (HST), mengacungkan pistol
api ke arah kerabatnya sendiri, Zumli dan Ali.
Á ÁKedua korban yang tak terima dengan perlakuan oknum anggota
yang diketahui berinisial AM, warga Banua Anyar, Banjarmasin ini,
kemudian mendatangi Bid Propam Polda Kalsel dan melaporkan kejadian
yang menimpa mereka, Senin (17/1) sore.
Á ÁZumli dan Ali yang datang bersama keluarga, kemudian masuk ke
ruangan pengaduan dan menjalani pemeriksaan verbal oleh petugas.
Á ÁSalah seorang kerabat korban, Rahmat mengatakan, kedua korban
melaporkan AM, karena telah menodongkan pistol kepada Zumli dan
Ali. Kejadian itu bermula dari sengketa antar keluarga di Jl Banua
Anyar RT 1, Banjarmasin, Sabtu (15/1) siang sekitar pukul 14.30
Wita.
Á ÁRahmat, warga Jl Sungai Jingah, Banjarmasin Utara menambahkan,
sebelumnya, Amat, ayah AM lagi memotong rumput di atas tanah
sengketa. Sementara di sisi lain, Zumli dan Ali juga sedang
memotong rumput di atas tanah warisan itu.
Á ÁEntah apa sebabnya, Amat diduga memanggil AM. Tak lama, AM
datang dan mengacungkan pistol ke arah Zumli dan Ali. Diduga, AMÔ h) 0*0*0*° ° Ô tak terima, lahan itu digarap oleh Zumli dan Ali.
Á ÁDitambahkan Rahmat, antara AM dan Zumli serta Ali sebenarnya
masih ada hubungan keluarga. Tanah seluas 6.000 meter persegi itu
berdasarkan perundingan keluarga, dibagi dua, separuh ke keluarga
Amat dan setengahnya lagi ke Zumli dan Ali,
Á ÁSementara itu, Kabid Propam Polda Kalsel, AKBP Zuhdi Arrasuli
mengatakan, pihaknya masih berupaya mengumpulkan keterangan,
sehingga belum bisa memastikan apakah memang benar oknum anggota
Polres HST itu melakukan penodongan terhadap kedua korban.
Á Á"Namun, jika ada anggota kita yang bersalah, pasti akan kita
tindak dengan tegas. Kita masih mendalami kasus ini," cetus Zuhdi.
à Ãadi

No comments: