Thursday, January 27, 2011

Oknum KPU Belum Dijadikan Tersangka

BANJARMASIN Ä Ä© Hingga saat ini tiga kasus dugaan korupsi yang telah
ditangani Kejaksaan Negeri (Kejari) Banjarmasin, belum ada
perkembangan terkait dengan para tersangka.
Á ÁDari ketiga perkara tersebut yang telah memasuki tahap
pemeriksaan saksi©saksi, tersangkanya belum ada yang dinyatakan
bertambah.
Á ÁNamun meskipun demikian, satu perkara telah tahap pemberkasan
yakni masalah dugaan gratifikasi di KPU Kota Banjarmasin, dan
tersangkanya masih satu berinisial GF pegawai PT Yusindo Sidoarjo
sebagai pemenang lelang pengadaan surat suara di KPU Banjarmasin.
Á ÁSedangkan dua perkara dugaan korupsi lainnya, yakni Dinas
Pasar Kota Banjarmasin dan Perusda Kayuh Baimbai masih dalam tahap
pemeriksaan saksi©saksi.
Á ÁKasi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) M Irwan SH, ketika
dikonfirmasi à ÃMata BanuaÄ Ä, Rabu (26/1) pagi, mengatakan, hingga saat
ini ketiga perkara dugaan korupsi yang telah pihaknya tangani belum
ada tersangka baru, namun tidak menutup kemungkinan akan
bertambahnya tersangka.
Á Á"Hingga saat ini ketiga perkara yang telah kita tangani
tersangka masih tetap yang dulu, namun tidak menutup kemungkinan
tersangka akan bertambah," katanya.
Á ÁDisinggung mengenai perkara gratifikasi di KPU Kota
Banjarmasin, yang telah tahap pemberkasan, mengapa hanya ada satu
tersangka saja, Irwan mengatakan bahwa pihaknya dalam waktu dekat
akan melakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan, namun untuk
lebih jelasnya lagi mereka melihat dulu bagaimana dengan
perkembangan kasusnya.
Á Á"Kita lihat nanti bagaimana dalam persidangan, karena kita
hanya memiliki satu orang saksi saja, yakni tersangka yang
berinisial GF," ungkapnya.
Á ÁIrwan sendiri ketika diungkit kalau penerima uang itu adalah
Sekretaris KPU Kota Banjarmasin yang berinisial MR, ia tidak
membantah, bahkan membenarkan kalau MR yang menerima uang tersebut,
namun saksinya cuma tersangka GF, artinya tidak ada saksi lain yang
melihat.
Á Á"Inti kita bagaimana persidangan nantinya, karena dari
persidangan itu kemungkinan semua akan terbukti," jelasnya.
Á ÁPun begitu dengan kasus dugaan korupsi lainnya belum ada
perkembangan tentang tersangka, bahkan menurut Irwan untuk kasus
Dinas Pasar Kota Banjarmasin, pemeriksaan saksi sudah cukup, dan
rencananya pekan depan akan melakukan pemeriksaan terhadap
tersangka Kepala Dinas Pasar Banjarmasin berinisial SD dan
bawahannya yang menjabat sebagai Pejabat Pembuat Teknik Kegiatan
(PPTK) berinisial MM.
Á Á"Pemeriksaan saksi yang sudah berjumlah sekitar sembilan orang
saya rasa cukup, dan rencananya pekan depan kita akan lakukan
pemeriksaan terhadap tersangka, namun bila suatu saat keterangan
saksi masih diperlukan maka akan kita panggil lagi," bebernya.Á (#(#K Á
Á ÁSedangkan untuk masalah Perusda Kayuh Baimbai, Irwan
mengatakan masih dalam tahap pemeriksaan saksi©saksi, dan belum ada
tersangka baru.
Á ÁDisinggung, apakah anggota dewan akan ada dijadikan tersangka,
karena anggota dewan yang telah menyetujui, ia belum beraniÔ h) 0*0*0*° ° Ô mengatakan karena masih dalam tahap pemeriksaan saksi©saksi. Namun,
lanjutnya, bila dalam pemeriksaan terbukti ada anggota dewan maka
akan diproses.
Á ÁDiketahui yang menjadi tersangka dugaan kasus korupsi pada
Perusda Kayuh Baimbai adalah Direktur©nya yang berinisial MH.
à Ãris/adi

No comments: