Friday, January 7, 2011

Jika Oknum Pungli Ditindak

BANJARMASIN © Pengakuan mengejutkan dari dua tersangka pelansir BBM
jenis solar di SPBU Jl A Yani Km 9 bahwa mereka kerap memberi uang
keamanan kepada oknum polisi berinisial R, membuat Bid Propam
Kalsel gerah.
Á Á"Biar kita tunggu saja bagaimana hasil penyidikan di Dit
Reskrim Polda Kalsel. Sebab, kasus pelansiran itu sudah ditangani
bagian itu. Tetapi, jika ada bukti keterlibatan oknum polisi
melakukan pungli, maka kita akan bertindak," cetus Kabid Propam
Polda Kalsel AKBP Zuhdi Arrasuli, baru©baru tadi.
Á ÁMenurut Zuhdi, polisi tidak dibenarkan melakukan pungli
apalagi menjadi beking tindak pidana, termasuk BBM ilegal.
Á ÁSebelumnya, dua buah mobil diamankan oleh Dit Reskrim Polda
Kalsel karena kedapatan melansir BBM jenis solar di SPBU Jl A Yani
Km 9, Selasa (4/1).
Á ÁDua orang diamankan, yakni Misran (25), sopir Isuzu Panther DA
8309 AC dan Rifkiansyah (18), sopir truk DA 9469 BF. Keduanya,
warga Kertak Hanyar Kabupaten Banjar.
Á ÁPenemuan dua mobil tengah melansir di SPBU itu sendiri tanpa
sengaja. Bermula ketika Kasubbid Provos Bid Propam Kompol Toetoes
akan bertolak dari Banjarmasin menuju Batulicin untuk perjalanan
dinas.
Á ÁKetika itu, perwira menengah ini juga mengantri di SPBU.
Namun, tanpa sengaja, ia melihat dua buah mobil yang tampak
mencurigakan.
Á ÁBenar saja, ketika didekati dan diperiksa, ternyata mobil
Panther yang sedang mengisi solar sudah dimodifikasi pada bagian
dalamnya. Di bagian dalam, ditemukan tanki modifikasi.
Á ÁSementara itu, Bid Propam Polda Kalsel memecat delapan polisi
selama tahun 2010. Sebagian besar anggota yang dipecat melakukan
disersi dan tindak pidana. Anggota yang di©PTDH sebelumnya sudah
menjalani sidang Komisi Kode Etik.
Á ÁZuhdi mengatakan, PTDH terhadap anggota Polri merupakan
kebijakan terakhir bagi mereka yang melakukan pelanggaran ketentuan
dalam tata kehidupan sebagai anggota Polri sesuai PP No 1, 2 dan 3
Tahun 2003.
Á ÁDi samping itu, dalam tahun 2010, Bid Propam Polda Kalsel juga
memberikan sanksi kepada 276 anggota yang terbukti melakukan
pelanggaran disiplin. Pelanggaran dilakukan oleh perwira menengah
(pamen) dua orang, perwira pertama (pama) tujuh orang, dan brigadir
148 orang. Adapun sanksi yang dijatuhkan beragam, mulai teguran
tertulis 65 orang, tunda gaji berkala sembilan orang, tunda
pendidikan 35 orang, tunda pangkat 38 orang, mutasi demosi sembilan
orang, non job satu orang, penempatan khusus 114 orang, dan
tindakan disiplin lima orang. Ã Ãadi

No comments: