Thursday, January 20, 2011

Anang ILham Dituntut 1,5 Tahun

BANJARMASINÄ Ä © Mantan Kabag Keuangan Pemerintah Kota (Pemko)
Banjarmasin, H Noor Ilham yang menjadi terdakwa dalam dugaan kasus
tindak pidana korupsi Dana Siluman (Dansil) kembali didudukkan di
kursi persidangan Pengadilan Negeri (PN) Banjarmasin, Kamis (20/1).
Á ÁDalam sidang lanjutan yang mengagendakan tuntutan dari jaksa
penuntut umum (JPU) yang dilaksanakan di ruang Kartika, terdakwa
hadir mengenakan baju sasirangan didampingi penasihat hukum Ali
Wardana SH.
Á ÁAcara sidang berlangsung singkat, karena isi tuntutan yang
berisikan sekitar 200 halaman, tidak dibacakan secara keseluruhan
oleh JPU M Irwan SH dan Ramadhani SH, karena sebelumnya sudah ada
kesepakatan kalau isi tuntutan yang bakal dibacakan adalah yang
intisarinya saja.
Á ÁJPU M Irwan SH dan Ramadhani SH, menuntut terdakwa selama satu
tahun enam bulan penjara, dan bayar denda sebesar Rp50 juta, atau
subsidair 6 bulan kurungan.
Á ÁMenurut JPU bahwa terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan
menurut hukum bersalah melakukan tindak pidana korupsi melanggar
pasal 3 jo pasal 18 ayat (1) huruf b UU No 31 Tahun 1999 tentang
Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dan ditambah
dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU No 31 Tahun
1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat
(1) ke©1, jo pasal 64 ayat (1) KUHP sebagai dalam dakwaan
subsidair.
Á ÁDiketahui, terdakwa Noor Ilham alias Anang Ilham merupakan
mantan Kabag Keuangan Pemko Banjarmasin, dan dalam kasus Dansil
jilid IV, Anang Ilham dituding telah menikmati uang Rp98 juta.
Á ÁDan dalam dugaan korupsi ini, kerugian negara mencapai Rp7,9
miliar berdasarkan perhitungan BPKP.
Á ÁSebelumnya, beberapa mantan anggota dewan periode 1999©2004
yang menjadi terdakwa kasus korupsi Dansil juga telah menjalani
persidangan di PN Banjarmasin hingga menjalani kurungan karena
telah terbukti bersalah. Ã Ãris/adi

No comments: