Sunday, December 5, 2010

Tersangka Masih Dalam Penyidikan

BANJARMASINÄ Ä © Proses penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi pada
Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin terkait pengadaan kartu siswa
pada tahun 2008, telah ditangani pihak Sat Reskrim Polresta
Banjarmasin dan telah memasuki tahap penyidikan.
Á ÁHal ini dikatakan Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin, Kompol
Suhasto SIK, saat dikonfirmasi beberapa wartawan, Sabtu (4/12)
malam, di halaman Polresta Banjarmasin.
Á Á"Saat ini dugaan tindak pidana korupsi yang terjadi di Dinas
Pendidikan Kota Banjarmasin, yang sebelumnya tahap penyelidikan
telah naik ke tingkat penyidikan," ujarnya.
Á ÁMenurutnya, dalam penyelidikan yang telah dilakukan anggotanya
bahwa telah ditemukan adanya unsur melawan hukum, dan adanya
potensi merugikan keuangan negara.
Á ÁNamun untuk lebih akuratnya, pihaknya masih melakukan
pendalaman kasus tersebut, dan memintai keterangan dari beberapa
saksi, karena untuk jumlah kerugian keuangan negara masih belum
bisa disimpulkan.
Á ÁDikatakannya, katagori korupsi itu ada tiga, yakni, adanya
unsur melawan hukum, terdapat kerugian keuangan negara, dan
memperkaya diri sendiri dan atau orang lain. Dan dari tiga katagori
tersebut, dua telah telah terbukti.
Á Á"Pihak kami masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi©saksi,
dan untuk jumlah kerugian keuangan negara saya tidak mau melangkahi
BPKP," katanya.
Á ÁMeskipun perkaranya telah ke tingkat penyidikan, namun
Suhasto, belum bisa mengatakan siapa yang jadi tersangka dalam
dugaan kasus tindak pidana korupsi di Dinas Pendidikan Kota
Banjarmasin tersebut.
Á ÁNamun, ia sempat menjelaskan bahwa modus yang dilakukan adalah
dengan cara memecah anggaran untuk menghindari lelang. Untuk
penyidikan perkara tersebut hingga masuk pemberkasan, rencananya
pihak Sat Reskrim Polresta Banjarmasin akan memanggil beberapa
saksi.
Á Á"Yang jelas kita akan panggil panitia pengadaan, rekanan
pengadaan atau kontraktor dan KPA untuk dimintai keterangannya,"
beberanya. Ã Ãris/adi

No comments: