Wednesday, December 15, 2010

Tahanan Tipikor Dibantarkan

TANJUNGÄ Ä © Seorang tahanan kasus korupsi, Ikhsan diberikan ijin
berobat oleh Pengadilan Negeri (PN) Tanjung setelah sempat menginap
dua hari di Rutan Tanjung.
Á ÁIkhsan sendiri tersangkut kasus korupsi pada kantor KPDE
Tabalong, dan kini kasusnya masih dalam proses banding ke
Pengadilan Tinggi Kalimantan Selatan.
Á ÁHazairin SSos, KA KPR Rutan Tanjung mengakui jika Ikhsan
pernah ditahan di Rutan Tanjung selama dua hari. Setelah ada surat
dari pengadilan maka yang bersangkutan dikeluarkan dari rutan.
Á ÁHumas PN Tanjung, Budi Hermanto kepada wartawan, Selasa
(14/12) di Tanjung mengatakan, pemberian ijin berobat kepada
Ikhsan karena alasan kemanusiaan. "Masa orang kritis dan mau
berobat tidak kita berikan ijin," ujarnya.
Á ÁWalaupun diberikan ijin berobat, Budi mengatakan, Ikh tetap
menghadiri sidang perkaranya hingga pembacaan vonis. "Yang
bersangkutan dijatuhi hukuman satu tahun penjara oleh PN Tanjung.
Karena iaa langsung memutuskan untuk banding maka kewenangan
penahanan ada di Pengadilan Tinggi Kalimantan Selatan," jelas Budi.
Á ÁVonis bagi Ikhsan lebih ringan setengah tahun dari tuntutan
jaksa penuntut umum (JPU) yang menuntut hukuman selama 1,5 tahun.
Á ÁHingga kini PT juga tidak ada memberikan surat penahanan bagi
Ikhsan. "Secara otomatis rutan juga tidak berani menahannya,"
terangnya masih terkait dengan penahanan.
Á ÁBahkan Budi meminta wartawan menanyakan secara langsung kepada
Pengadilan Tinggi terkait tidak adanya perintah penahanan kepada
terpidana korupsi yang mengajukan banding. Ã Ãale/adi

No comments: