Wednesday, December 15, 2010

Polda Kalteng Dan Kalsel Tangkap DPO

BANJARMASIN © Berkat kerja sama yang baik antara Unit Jatanras dan
Resmob Sat I Dit Reskrim Polda Kalsel dengan Sat I Dit Narkoba
Polda Kalsel, telah berhasil ditangkap Harrjansyah Limantara alias
Adut, seorang DPO kasus pemalsuan identitas di Bandara Tjilik Riwut
Palangkaraya, Kalteng, Minggu (12/12) pukul 15.45 Wita.
Á ÁSenin (13/12), Dir Reskrim Polda Kalsel, Kombes Pol Mas Guntur
Laupe mengatakan sangat berterima kasih atas bantuan koleganya di
Polda Kalteng yang sudah banyak membantu penangkapan Adut.
Á ÁAdut sendiri adalah terpidana kasus pemalsuan identitas
terkait sengketa jual beli tanah yang terletak di Jalan A Yani Km
18 Landasan Ulin seluas 4,3 hektar milik Ellen Swandayani.
Á ÁIa divonis Pengadilan Negeri (PN) Banjarbaru selama 2,5 tahun
penjara, namun kemudian menghilang, sejak April 2008 lalu.
Á ÁDiakui pula oleh Kasi Pra Penuntutan Pidum Kejati Kalsel Sandy
Rosady SH MH didampingi Kasi Penkum dan Humas Kejati Kalsel
Rajendra SH, Adut memang telah menjadi buronan seudah cukup lama.
"Ia terpidana kasus pemalsuan identitas, sehingga merugikan pemilik
tanah Ellen. Terpidana dianggap melanggar pasal 266 KUHP," jelas
Sandy.
Á ÁDit Reskrim Polda Kalsel awalnya memperoleh informasi kalau
Kamis (9/12), pukul 23.15 Wita, Adut dikabarkan berada di sebuah
rumah Jl Arthaloka No 21 RT 26 Kelurahan Kuripan Banjarmasin Timur.
Kemudian, ketika digerebek Sabtu (11/12) sekitar pukul 13.00 Wita,
yang bersangkutan sudah menghilang.
Á ÁSelanjutnya, pada Minggu (12/12) coba ditunggu di Bandara
Syamsudin Noor, dari pukul 06.00 Wita hingga 14.00 Wita, namun Adut
tak juga kelihatan. Namun, pada pukul 14.15 Wita, diperoleh info
kalu Adut lari ke Pelangkaraya.
Á ÁKemudian Unit Jatanras dan Resmob Sat I Krimum Dit Reskrim
Polda Kalsel mengontak Sat I Dit Reskrim Polda Kalteng untuk
menyelidiki keberadaan Adut. Kemudian, pihak Sat I Dit Reskrim
Polda Kalsel berhasil menangkap Adut di Bandara Tjilik Riwut
Palangkaraya, sekitar pukul 15.45 Wita.
Á Á"Adut sudah diserahkan ke kita dan selanjutnya diserahkan ke
Kejari Banjarbaru melalui Kejati Kalsel," ungkap Mas Guntur.
Á ÁAdut menjadi terpidana dalam kasus penipuan dan penggelapan
SHM akte jual beli tanah seluas 4,3 hektar milik Ellen Swandayani
di Jl A Yani Km 18. Ã Ãadi

No comments: