Monday, December 27, 2010

Oknum Anggota KPUD Banjar Ditahan

BANJARMASIN © Seorang oknum anggota KPUD Banjar, Man, bersama dua
anggota Panwas Kecamatan Martapura Kota, NNJ dan HS oleh Sat I
Krimum Dit Reskrim Polda Kalsel, ditahan, Senin (27/12). Mereka
dikenai pasal 263 KUHP karena diduga memalsukan tanda tangan Ketua
Panwas Martapura Kota dalam Pemilu Legislatif 2009 lalu.
Á Á"Hari ini, karena dikhawatirkan melarikan diri, maka ketiga
tersangka pemalsuan tanda tangan dalam dokumen Pemilu Legislatif
2009 di Martapura Kota, maka kita tahan," ujar Dir Reskrim Polda
Kalsel Kombes Pol Mas Guntur Laupe, kemarin.
Á ÁDikatakan, kasus tersebut sebenarnya sejak setahun lebih
diterima pihaknya dan dilakukan penyelidikan, hingga penyidikan.
"Bukti©bukti sudah cukup, sehingga para tersangka dalam waktu dekat
akan kita serahkan ke kejaksaan," tukasnya.
Á ÁSementara pengacara para tersangka, Rusniansyah Marlim SH
mengakui kalau kliennya dijadikan tersangka. "Saya kebetulan
pengacara kontrak untuk KPUD Banjar, sehingga berkewajiban
mendampingi klien yang kebetulan anggota KPUD Banjar," tukasnya.
Á ÁSebelumnya, pada Selasa (21/12), menurut sumber di Dit Reskrim
Polda Kalsel, berkas ketiga tersangka sudah P©21 dan dinyatakan
lengkap oleh Kejati Kalsel, sehingga tinggal dilakukan penyerahan
tahap dua, yakni penyerahan berkas, barang bukti dan tersangka.
Á ÁDikatakan, mulanya, kasus pemalsuan tanda tangan tersebut
dilaporkan oleh M Aini Tunan, karena dalam berkas penghitungan
suara khusus untuk sejumlah desa yang belakangan masuk perolehan
suaranya, justru Ketua Panwas Martapura Kota bertanda tangan.
Á ÁPadahal, Ketua Panwas Martapura Kota tidak pernah
menandatangani berkas tersebut. Setelah dilakukan penyelidikan,
ternyata para tersangka dinilai turut berperan memalsukan tanda
tangan tersebut.
Á Á"Rencananya, para tersangka akan diserahkan ke kejaksaan dalam
minggu ini. Hanya saja, karena menghormati salah seorang tersangka
yang kebetulan baru saja dari menunaikan ibadah haji, maka
penyerahan ditunda dahulu hingga Senin (27/12) depan," ungkap
sumber.
Á ÁDisinyalir, Man, oknum anggota KPUD Banjar sendiri memang baru
saja datang dari Tanah Suci usai menunaikan ibadah haji. Polisi
memberikan kesempatan beberapa hari bagi Man untuk bertemu keluarga
dan handai taulan, sebelum akhirnya diserahkan ke kejaksaan dalam
tahap dua. Ã Ãadi

No comments: