Sunday, December 12, 2010

LSM Minta Polda Ungkap Penganiayaan Tujuh Aktivis

BANJARMASINÄ Ä © Dalam waktu dekat beberapa aktivis LSM di Banjarmasin
akan sambangi Mapolda Kalsel, Rabu (15/12) nanti, buat menemui
Kapolda Kalsel Brigjen Pol Drs Syafrudin MSi. Mereka minta supaya
pihak Polri bisa mengungkap tujuh kasus penganiayaan terhadap
aktivis yang selama ini masih belum terungkap.
Á ÁPada peringatan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) yang jatuh pada
Sabtu (10/12) lalu, ternyata ada momen yang dinilai kurang nyaman,
karena kasus penganiayaan terhadap aktivis LSM masih kabur, dan LSM
di Kalsel merasa sangat dirugikan oleh pihak yang tak bertanggung
jawab itu.
Á ÁDikatakan Ketua LSM Barisan Masyarakat (Banper), Aspihani
Ideris bersama Muhamad Rafik dan Ketua LSM Pemerhati Suara
Masyarakat Borneo (PSMB) Dharma Jaya didampingi Sekjennya Anang
Torik, selama ini tak ada titik terang Polri ungkap tujuh kasus
pemukulan aktivis LSM di Kalsel.
Á ÁMenurut M Rafik, Mapolda Kalsel harus secepatnya bisa ungkap
kasus penganiayaan terhadap tujuhaktivis LSM dan mengungkap kasus
pemukulan terhadap presenter TVRI Birhasani.
Á Á"Sebenarnya semua kasus penganiayaan sudah kita sampaikan ke
Kapolda yang dulu dan dijanjikan kasusnya 15 hari selesai hingga
sampai Kapolda yang baru semua kasus itu masih samar," bebernya.
Á ÁDiakuinya, Mapolda Kalsel seakan `bungkam' terhadap kasus itu.
"Makanya Rabu depan kita akan sambangi Mapolda Kalsel dan Kejati
Kalsel," tuturnya.
Á ÁSedangkan Aspihani Ideris sambil membukakan bajunya dan
memperlihatkan mata luka di punggung kanannya dan pergelangan
tangannya akibat tusukan orang tak bertanggung jawab, menyesalkan
lambannya pengungkapan kasus tersebut.
Á Á"Kasus ini sudah kita sampaikan ke Komnas HAM, dari ketujuh
aktivis itu, perilaku tak senonoh dialami mereka bahkan ada yang
disiram dengan air cuka, atas nama Zakir," katanya dengan nada
tinggi.
Á Á"Kepolisian masih belum bisa ungkap satupun kasus penganiayaan
tersebut. Saya minta Kapolda Kalsel yang baru bisa ungkap kasus itu
hingga ke akarnya, siapa dalang yang tega lakukan penganiayaan.
Bila saya lihat saat ini Mapolda Kalsel agak lamban mengungkap satu
kasus. Kasus kecil belum bisa diungkap, anehnya kasus teroris terus
terungkap ada apa," tanyanya. Ã Ãzal/adi

No comments: