Thursday, December 16, 2010

Long Boat Kecelakaan 7 Penumpang Jadi Mayat

AMUNTAI © Nasib naas menimpa long boat atau perahu besar yang
menggunakan mesin dumping sebagai media penggeraknya pada Rabu
(15/12) sekitar pukul 19.00 Wita, raib diterjang badai akibat cuaca
buruk dan hembusan angin kencang di kawasan Desa Sungai Buluh
Kabupaten Hulu Sungai Tengah (Barabai). Dari belasan penumpang,
sampai saat ini hanya tujuh korban tenggelam yang berhasil
ditemukan oleh tim SAR gabungan. Namun ketujuh korban sudah menjadi
mayat.
Á ÁInsiden seperti ini terjadi baru pertama kali di desa
tersebut. Menurut penuturan salah satu warga setempat, dari tujuh
korban yang ditemukan sampai Kamis (16/12) kemarin, hanya tiga
orang yang selamat dari 18 jumlah penumpang yang ada.
Á ÁSementara tim SAR gabungan masih terus melakukan penyisiran di
sekitar TKP di mana kapal atau long boat itu tenggelam. "Semua
penumpang berasal dari daerah Martapura yang hendak menghadiri
resepsi perkawinan keluarganya," jelas Wahyu (37) tahun.
Á ÁDirinya juga menambahkan bahwa semua penumpang kapal awalnya
berangkat dari Martapura dengan menggunakan beberapa mobil. Setelah
sampai di Desa Sungai Buluh mereka tidak mengetahui bahwa kondisi
badan jalan terendam kurang lebih 3 km akibat sungai setempat
meluap.
Á ÁSebelum terjadinya peristiwa naas tersebut para rombongan
memaksakan diri untuk tetap melanjutkan rute perjalanan menuju
perkampungan di mana acara resepsi perkawinan dilangsungkan.
Á ÁNakhoda kapal diduga dari salah satu sopir mobil pribadi yang
dimiliki korban. Kebetulan, nakhoda juga merupakan penduduk asli
Desa Sungai Buluh yang saat ini menjalankan usahanya di Martapura.
Á ÁSeperti yang dikatakannya, kapal atau long boat yang tenggelam
terbelah dua akibat hantaman gelombang dan angin yang cukup
kencang. Sampai berita ini diturunkan, tim SAR gabungan masih terus
melakukan pencarian korban, sementara korban yang masih hidup sudah
diamankan oleh pihak keluarganya.
Á ÁSulitnya akses menuju lokasi tersebut menghambat proses
informasi yang diterima oleh Mata Banua. Sementara jalur akses
selularpun mengalami gangguan.
Á ÁJumlah korban yang ditemukan masih berjumlah tujuh orang.
Menurut informasi, tim SAR yang juga dibantu warga sekitar terus
melakukan pencarian. Kedalaman danau diprediksi mencapai 10 meter
lebih. win/adi

Korban Meninggal :

1. Muhammad Syarkawi Martapura

2. Muhammad Raihan Martapura

3. Mujibah Martapura

4. Muhammad RizalMartapura
Ô h) 0*0*0*° ° ÔŒ5. Kamil Muara Tapus

6. Anang Arsani, Martapura

7. Arbayah Martapura

No comments: