Wednesday, December 15, 2010

Bos Gula Rafinasi Akan Dijemput Paksa

BANJARMASINÄ Ä © Bos gula rafinasi dari PT Makasar Hene asal Sulawesi
Selatan (Sulsel) diketahui berinisial AH, bila pada Selasa (14/12)
hari ini tak berani nongol di Sat Reskrim Mapolresta Banjarmasin
dari layangan surat kedua pemanggilan oleh penyidik Unit Tipiter
Sat Reskrim Polresta Banjarmasin, disinyalir akan dijemput paksa.
Á ÁPenjemputan paksa dibenarkan oleh Kasat Reskrim Mapolresta
Banjarmasin Kompol Suhasto SIK, Senin (13/12).
Á Á"Bila nanti Dirut PT Makasar Hene, Selasa (14/12) besok tak
datang kami akan jemput paksa, petugas akan langsung berangkat ke
sana," katanya geram.
Á ÁMenurutnya, AH sendiri diduga sengaja memperlambat
penyelidikan Polri. "Seandainya ia dari kemarin©kemarin datang
semua kasus akan klir dan berkas kasus sudah bisa diserahkan ke
Kejaksaan Negeri (Kejari) Banjarmasin," bebernya.
Á ÁMenurutnya, masyarakat Banjarmasin sudah mengeluh sedangkan AH
dengan sengaja memperlambat penyelidikan.
Á ÁMengenai barang bukti sitaan 150 kontainer gula rafinasi
seberat 3.750 ton itu nanti menjadi hak Pengadilan Negeri (PN)
Banjarmasin.
Á Á"Dia berdalih dengan alasan sakit saat surat panggilan pertama
dilayangkan, dan surat layangan kedua dijawab ia masih perlu waktu
buat istirahat setelah jeda dari Rumah Sakit (RS) Medistra Jakarta.
Jelas yang berikutnya, kami tak bisa berikan toleransi lagi,"
tegasnya.
Á ÁDalam pemberitaan terdahulu tersangka dari 150 kontainer gula
rafinasi seberat 3.750 ton, Dirut PT Masakar Hene, AH dijadikann
tersangka.
Á ÁBos besar PT Makasar Hene, penyupali 150 kontainer gula
rafinasi seberat 3.750 ton diketahui pernah menjalani pemeriksaan
selama dua hari. Selain itu pihak lainnya yang juga ditengarai ikut
bermain juga telah menjalani pemeriksaan dengan beberapa pertanyaan
oleh para penyidik yang menangani kasus gula tersebut. Ã Ãzal/adi

No comments: