Thursday, November 25, 2010

Pegawai Kejari Banjarmasin Dites Urine

BANJARMASIN Ä Ä© Seluruh pegawai Kejaksaan Negeri (Kejari)
Banjarmasin, baik itu jaksa hingga staf harus melakukan pemeriksaan
tes urine tentang narkoba, Rabu (24/11) kemarin.
Á ÁPemeriksaan tes urine narkoba yang dilaksanakan kemarin
merupakan perintah dari pihak Kejaksaan Agung (Kejagung) dan sudah
menjadi program se©Indonesia.
Á ÁMenurut Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Banjarmasin, Hadi
Purwoto SH, melalui Kasubagbin, Kuswanto SH, tes urine narkoba yang
dilakukan itu merupakan salah satu langkah untuk pembenahan diri,
karena selama ini pihak kejaksaan belum pernah melaksanakan
kegiatan tersebut.
Á Á"Intinya, kita mengharapkan dengan dilakukan tes urine narkoba
ini, semua pegawai maupun staf tidak ada yang terindikasi pemakai,"
katanya.
Á ÁKegiatan tes urine ini disambut positif semua pihak Kejari
Banjarmasin dan didukung penuh, karena dengan kegiatan ini
setidaknya pencitraan kejaksaan akan lebih menunjang, dan kinerja
pegawainya juga tetap terawasi.
Á Á"Tujuan dari kegiatan ini sangat jelas, pegawai kejaksaan
harus bebas narkoba, apalagi saat ini pihak kejaksaan sedang
mereformasi diri, salah satunya dari personil atau anggota harus
dibenahi," ungkapnya.
Á ÁTes urine narkoba yang dilakukan tim medis Rumah Sakit Ansyari
Saleh, merupakan program Kejagung yang turun ke Kejati, kemudian
disampaikan ke semua kejari, namun yang mengawali adalah Kejari
Banjarmasin, dan nantinya dilanjutkan kejari lain.
Á ÁDisinggung apabila dalam pemeriksaan tersebut hasilnya ada
yang positif, itu bukan wewenang pihak Kejari Banjarmasin atau
Kejati Kalsel yang akan menindaklanjuti, karena semua merupakan
perintah dan program Kejagung.
Á ÁPelaksanaan tes urine narkoba ini juga sifatnya intern, tidak
didampingi pihak kepolisian.
Á ÁKegiatan ini merupakan yang pertama kali dilakukan di
lingkungan kejaksaan sebagai salah satu lembaga penegak hukum.
Á Á"Kalau memang ini program Kejagung kita sangat mendukung, dan
kita berharap dengan kegiatan ini akan ada alokasi dana, karena tes
urine kali adalah biaya sendiri," bebernya.
Á ÁSementara itu dari beberapa pegawai Kejari Banjarmasin yang
telah mengikuti tes urine narkoba menyatakan mendukung penuh.
Á ÁMenurut salah seorang pegawai Kejari Banjarmasin, yang namanya
tidak mau dikorankan, kegiatan itu sangat baik, untuk menindak
adanya pegawai yang telah menggunakan narkoba.
Á Á"Namun, bagi saya pribadi itu hal biasa, karena selama ini
saya tidak pernah terkait dengan yang namanya narkoba," katanya.
Á ÁKemungkinan, lanjutnya, bagi pegawai yang ketahuan memakai
narkoba maka hal itu disayangkan. "Tapi saya yakin bahwa temanªteman di Kejari Banjarmasin tidak ada yang menggunakan narkoba,
karena semua terlihat santai menjalani pemeriksaan tersebut,"
jelasnya. Ã Ãris/adi

No comments: