Friday, November 19, 2010

Pasutri Nekat Bisnis Sabu

BANJARMASINÄ Ä © Pasangan suami isti, Fah (33) dan Siti (38) bukannya
membina rumah tangga yang bahagia, malah bermain©main dengan hukum.
Pasutri ini harus rela masuk bui, akibat berbisnis sabu, Sabtu
(13/11) malam sekitar pukul 19.30 Wita.
Á ÁWarga Jl Sutoyo S Gg Suryanata RT 30 Banjarmasin Tengah ini
ditangkap petugas Sat I Dit Narkoba Polda Kalsel di kawasan Jl
Kelayan B Gg Baja Banjarmasin Selatan dalam sebuah penyamaran
petugas.
Á ÁDari pelaku, polisi berhasil menyita barang bukti dua paket
sabu severat 5,31 gram.
Á ÁPenangkapan pasutri, Fah dan Siti bermula dari informasi
masyarakat bahwa pasangan itu kerap mengedarkan sabu.
Á ÁMenindaklanjuti informasi masyarakat, Sat I Dit Narkoba Polda
Kalsel kemudian melakukan upaya penyamaran
Á ÁMulanya petugas penyamar memancing Siti, tanpa curiga Siti
menyetujui untuk bertransaksi sabu. Namun, begitu sampai di lokasi
yang sudah dijanjikan, Siti justru tidak membawa barang sabu 5 gram
yang dipesan penyamar.
Á ÁSekan tak percaya dengan penyamar, Siti malah meminta uang
sekitar Rp9,5 juta sebagai tanda jadinya transaksi. Petugas
penyamar yang tak ingin buruannya lepas, kemudian menyerahkan juga
uang pembelian sabu Rp9,5 juta.
Á ÁBegitu uang sudah di tangan, Siti dengan senangnya lalu
mengontak suaminya, Fah agar segera membawa kristal laknat ke
lokasi transaksi.
Á ÁBegitu pasutri itu sudah terkumpul di lokasi, petugas langsung
meringsek membekuk keduanya yang terkaget©kaget begitu menyadari
kalau lawan transaksi adalah polisi yang sedang menyamar.
Á ÁPolisi lantas menggiring keduanya ke kediaman pasutri itu.
Lagi©lagi polisi menemukan lagi satu paket sabu.
Á ÁMenurut Fah dan Siti, mereka bukanlah bandar sabu. Jika memang
bandar, lanjut keduanya, tentunya hidup mereka kaya dan tidak
melarat seperti sekarang ini.
Á Á"Satu gramnya kami jual Rp1,9 juta. Karena tak ada pekerjaan
lain makanya mau melakoni bisnis ini," ujar Siti.
Á ÁDir Narkoba Polda Kalsel Kombes Pol Agus Budimana Manalu
melalui Kasat I AKBP I Made Wijana mengakui kalau pihaknya berhasil
menangkap Fah dan Siti melalui upaya penyamaran. Ã Ãadi

No comments: