Tuesday, November 9, 2010

KAI Kalsel Tolak Verifikasi Peradi

BANJARMASIN © DPD Kongres Advokat Indonesia (KAI) Kalsel menolak
kegiatan verifikasi yang dilaksanakan oleh pengurus Peradi Kalsel.
Bahkan, Ketua DPD KAI Kalsel , Wanto A Salam memperingatkan
anggotanya agar tidak mengikuti verifikasi Peradi tersebut.
Á ÁSelasa (9/11), Wanto kepada wartawan menjelaskan, verifikasi
yang dilaksanakan Peradi terhadap anggota KAI sebagai sebuah
penipuan terhadap anggota KAI.
Á ÁIa mengimbau kepada setiap anggota KAI yang terlanjur ikut
diverifikasi Peradi agar mengundurkan diri dari verifikasi
tersebut.
Á ÁWanto mengisyaratkan, bagi anggota KAI diberikan waktu selama
enam hari sejak pernyataannya terekspos di media, guna mengundurkan
diri dari verifikasi tersebut.
Á ÁBagi anggota KAI yang tidak menghiraukan seruan DPD KAI
Kalsel, maka pihak KAI Kalsel, melalui Dewan Kehormatan KAI Kalsel
akan merekomendasikan ke DPP KAI untuk mencabut izin praktik
anggota tersebut, karena dianggap sudah tidak disiplin terhadap
kebijakan organisasi.
Á ÁDitambahkan Wanto, KAI sebenarnya bersepakat terkait azas
tunggal mengenai organisasi advokat sebagaimana amanat UU Advokat.
Á ÁNamun, KAI belum sepakat tentang keberadaan Peradi.
Menurutnya, organisasi yang sah sesuai UU AdvokatÁ < Áadalah organisasi
yang terbentuk melalui ajang kongres atau musyawarah nasional.
Á ÁSebagaimana diketahui, sesuai hasil putusan Mahkamah
Konstitusi, dua organisasi yang disahkan sebagai perhimpunan para
advokat adalah KAI dan juga Peradi. Namun, dua organisasi ini
saling mengklaim bahwa organisasinyalah sebagai organisasi legal
para advokat. Ã Ãadi

No comments: