Friday, November 12, 2010

Harta Noor Ilmi Digugat Jaksa

BANJARMASINÄ Ä © Mantan Kabag Keuangan Setkodati II Banjarmasin Ilmi
Noor (62) yang telah menjadi terpidana kasus korupsi dan menjalani
hukuman, terpaksa tidak bisa menikmati hasil kejahatannya.
Á ÁMasalahnya, gugatan perdata yang diajukan pengacara negara,
dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Banjarmasin ini, Ramadani cs,
diterima majelis hakim di Pengadilan Negeri (PN) Banjarmasin, Jumat
(12/11) kemarin.
Á ÁDalam amar putusannya, majelis hakim yang diketuai, Agung
Wibowo dengan anggotanya, Suswanti dan M Basir menyatakan,
mengabulkan gugatan penggugat seluruhnya, tergugat melakukan
perbuatan melawan hukum.
Á ÁSelain itu, menghukum tergugat untuk membayar ganti kerugian
materiil sebesar Rp1.834.696.424,69. Dan menghukum tergugat
membayar dwangsom (uang paksaan) Rp1.000.000 setiap hari, jika
tergugat lalai melaksanakan putusan tersebut.
Á ÁBahkan, majelis hakim mengabulkan permohonan sita jaminan
terhadap benda tidak bergerak milik tergugat, berupa sebidang tanah
dan sebuah rumah yang terletak di kawasan Jl Gunung Sahara VII
Dalam No 10 RT 001/05 Kelurahan Gunung Sahari Utara, Kecamatan
Sawah Besar Jakarta Pusat, dan sebidang tanah dan rumah di Jl
Bougenvil Permai II No 27 LC RT 017 RW 06 Kelurahan Cibatu,
Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi.
Á ÁDikatakan Ramadani kepada wartawan, kalau gugatan perdata itu
dilakukan mengingat besarnya kerugian yang dialami negara akibat
kejahatan korupsi yang yang dilakukan Ilmi Noor.
Á ÁMenurutnya, Ilmi Noor melakukan pidana korupsi berlanjut dari
tahun 1993 hingga 1998, untuk pembayaran cicilan proyek KIP,
pinjaman IBRD, dan Pasar Antasari, sehingga negara mengalami
kerugian senilai Rp1,99 miliar.
Á ÁSedangkan disitanya benda tidak bergerak milik tergugat
tersebut, dikarenakan harta itu diduga merupakan hasil tindak
pidana korupsi yang dilakukannya selama Ilmi Noor menjabat Kabag
Keuangan Setkodati II Banjarmasin.
Á ÁBerdasarkan putusan PN No: 61/PID.B/1999/PN©BJM, Ilmi Noor
dijatuhi hukuman delapan tahun penjara dan denda Rp22,5 juta
subsidair enam bulan kurungan, selain itu, terdakwa juga diharuskan
membayar uang pengganti sebesar Rp1.813.196.424,69 kepada negara.
Á Á"Karena tidak memenuhi kewajiban untuk bayar uang pengganti
inilah, makanya Kejari Banjarmasin melayangkan gugatan perdata,"
jelasnya.
Á ÁDiketahui, terdakwa Ilmi Noor merupakan warga Jl Mahat Kasan
RT 25 No 68 Gatot Subroto, Kelurahan Kuripan, Kecamatan Banjarmasin
Timur.
Á ÁIa sempat menjadi buronan pihak Kejari Banjarmasin selama 12
tahun, atas kasus tindak pidana korupsi, dan pada pertengahan Maret
2010 lalu, ia dijemput paksa oleh pihak Kejari Banjarmasin di
tempat persembunyiannya di daerah Bekasi, kemudian dijebloskan ke
Lembaga Pemasyarakatan (LP) Teluk Dalam Banjarmasin.Ã Ã ris/adi

No comments: